Aksi Solidaritas Pemuda Bengkulu Untuk Petani Maju Bersama

BENGKULU,newsikal.com-Puluhan Pemuda Bengkulu menggelar aksi solidaritas di depan Kantor Gubernur Bengkulu guna yang mendesak Gubernur Bengkulu untuk segera menyelesaikan konflik antara petani Maju Bersama Malin Deman Mukomuko dengan PT Daria Dharma Pratama (DDP) di Kabupaten Mukomuko, Jumat ( 23/12/2022)

Aksi ini bermula akibat viralnya photo dan video petani Maju Bersama Malin Deman Mukomuko yang berdebat di lahan sawit garapan petani Maju Bersama. Perdebatan ini antara Petani dengan managemen perusahaan yang dikawal Polisi sejak 21 Desember 2022 yang lalu.

Arie Nulhakim, koorlap aksi menjelaskan, ” kami sebagai mahasiswa prihatin atas kejadian tersebut dan kami juga sudah mengkonfirmasi kejadian ini dengan salah satu petani disana, persitegangan tersebut akibat dari PT DDP yang dikawal Polisi melakukan panen masal di garapan petani, aneh nya panen masal itu menurunkan buah muda dan petani tidak mengetahui apa tujuan mereka”.

“Sejak 21 Desember 2022 sampai dengan hari ini, petani dan petugas perusahaan yang dikawal polisi masih bersitegang di lahan yang dikuasai petani. Bahkan 70 orang petani bermalam di lahan, guna mencegah kegiatan pencurian buah muda oleh perusahaan. sampai saat ini petani sudah berhasil mengamankan 353 janjang buah muda dari hasil panen karyawan PT DDP yang dikawal Polisi tersebut. Apabila kejadian ini tidak segera diselesaikan berpotensi terjadi gesekan dan kriminalisasi terhadap petani”, tutup nya.

Sementara berdasarkan upaya keadilan restoratif yang diinisiasi Kapolres Mukomuko menyepakati kedua pihak menahan diri sambil menunggu proses penyelesaian konflik agraria di atas lahan itu. Dalam pertemuan lanjutan 28 November 2022 di DPRD Kabupaten Mukomuko juga ditegaskan bahwa akan dicari solusi terbaik atas situasi yang terjadi di lahan bekas PT BBS yang diklaim PT DDP dan saat ini Pemda kabupaten Mukomuko sedang membentuk tim di setiap desa Se Kecataman Malin Deman melalui Camat guna melakukan pendataan konflik di atas lahan eks.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button