Bangunan Dibongkar, 600 KK Morat-Marit

BENGKULU, newsikal.com – Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu didampingi pihak kepolisian, TNI dan POLPP lakukan pembongkaran bangunan rumah dan warung warga di kawasan Hutan Konservasi TWA Pantai Panjang-Pulau Baai, Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu, Kamis (5/12/2019). Belum ada solusi bagi warga yang bangunannya dibongkar, akibatnya kurang lebih 600 KK tersebut morat-marit.

Dari keterangan salah satu warga, Tasuli ia merasa bingung, karena setiap ia bertanya kepada pihak berwenang ia tidak mendapatkan jawaban yang pasti.

“Itulah pak kami bingung juga mau bagaimana lagi, tadi kami tanya cuma dijawab ‘kami berembuk dulu’ tapi dengan siapa kami tidak tahu,” ucapnya.

Warga sudah berusaha bertahan.

“Tapi kalau tidak bisa bertahan lagi ya kita pasrah lagi pak, pasrah tapi tak rela,” sambungnya.

Menurut keterangan Tasuli yang sudah tinggal di kawasan tersebut semenjak tahun 2007, dikawasan tersebut terdapat berkisaran 600 KK serta 35 bangunan. Ia juga mengatakan, baru satu kali dapat surat peringatan.

“Intinya kami minta solusi, kalau ada pengganti ya Alhamdulillah tapi kalau tidak ada ya mungkin kami morat-marit,” ucapnya seraya mengusap keringat.

Ia juga menyebutkan, tidak pernah ada sosialisasi dari pihak terkait.

“Kami ini orang awam pak, pendidikan kami terbatas apalagi saya yang hanya sekolah sampai kelas 2 SD, tapi kami juga paham aturan,” tutupnya.

Sementara itu, menurut Doni Hutasoit selaku Kepala BKSDA Bengkulu, alasan dilakukan pembongkaran terhadap bangunan milik warga ia karena kawasan tersebut tidak boleh ada bangunan maupun tanaman musiman.

“Kawan yang kita tertibkan ini adalah kawasan TWA kawasan konservasi sejak tahun 1985, secara lambat laun masyarakat mulai berdatangan serta mendirikan tempat tinggal,” ungkapnya.

Kepala BKSDA juga mengaku bahwa pihaknya telah memberikan peringatan dan sosialisasi kepada warga bahwa kawasan tersebut tidak boleh ditanami dan ditempati.

“Kita sudah memberikan surat peringatan, ini udah tahapan peringatan sudah kita berikan sejak 6 karena sebelumnya kita sudah menertibkan sebelah lapangan golf,” katanya.(d12)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close