Berdayakan Kader Posbindu dalam Pencegahan Penyakit Tidak Menular

BENGKULU, newsikal.com – Penyakit Tidak Menular (PTM)  seperti penyakit jantung, stroke, diabetes mellitus (DM), kanker, bukanlah penyakit infeksi yang ditularkan namun penyakit yang disebabkan oleh buruknya gaya hidup seperti kebiasaan merokok, diet tidak sehat, kurang aktivitas fisik, dan konsumsi minuman beralkohol. Maka untuk mencegah dan menanggulangi PTM diperlukan upaya perbaikan gaya hidup sejak dini dan berkelanjutan, seperti aktif melakukan kunjungan Pos Pelayanan Terpadu (Posbindu) untuk deteksi berbagai faktor risiko PTM, seperti pengukuran tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, kolesterol, pengukuran status gizi dan edukasi kesehatan.

Penyelenggaraan Posbindu akan optimal jika petugas posbindu, yaitu kader telah diberdayakan. Maka perlu dilakukan kegiatan pemberdayaan dan peningkatkan peran masyarakat  dalam mencegah dan mengendalikan PTM.

Masyarakat yang menjadi ujung tombak pelaksanaan Posbindu adalah Kader Kesehatan yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu.

Dosen Politeknik Kesehatan Kementerin Kesehatan Bengkulu Desri Suryani, SKM., M.Kes. dan Dr. Demsa Simbolon, SKM. MKM melakukan pengabdian kepada  masyarakat tentang pelatihan kader Posbindu dalam pencegahan PTM di wilayah Puskesmas Anggut Atas.

Disampaikan Desri Suryani, kegiatan ini merupakan wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilaksanakan di Aula  Puskesmas Anggut Atas Kota Bengkulu pada tanggal 12 s.d 13 April 2019 yang dihadiri 14 Kader dari 7 Posbindu PTM.

“Tahap awal kader mendapat materi  tentang Konsep Posbindu PTM seperti pengertian, tujuan, sasaran, wadah, pelaku kegiatan dan bentuk kegiatan. Lalu, langkah-langkah penyelenggaraan Posbindu PTM antara lain persiapan, pelatihan kader, kegiatan kader/pelaksana Posbindu PTM,” ujarnya.

Selanjutnya, sampai Desri, pelaksanaan Posbindu PTM yakni waktu, tempat, pelaksanaan kegiatan, pembiayaan, pencatatan dan pelaporan, tindak lanjut kegiatan serta rujukan dan pembinaan, tahapan kegiatan Posbindu PTM, Meja 1 s.d Meja 5, cara pengukuran berat badan, tinggi badan, dan lingkar perut. Berikutnya dilakukan simulasi dan role play untuk mengukur kemampuan kader melakukan penyuluhan pencegahan PTM di Posbindu PTM Anggut Atas.

“Selama kegiatan berlangsung seluruh kader antusias mengikuti pelatihan. Kami harap, stakeholder dapat melanjutkan kegiatan ini dengan memberikan dukungan dan reward kepada kader aktif,” pungkasnya.(rls/kay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close