Bersama PWI, Kominfo Benteng Berdialog Dengan Media

BENGKULU TENGAH, newsikal.com – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Daerah (Diskominfo) melaksanakan kegiatan Dialog Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah bersama Media Massa, tema” Bangun Insan Pers yang Berintegritas dalam Penyajian Informasi” di di Aula lantai tiga kantor Bupati bengkulu Tengah.

Menurut Kepala Dinas Kominfo Bengkulu Tengah, Budiman Efdy tujuan diadakannya acar ini bertujuan mejalin silaturahmi dengan pimpinan berserta awak media supaya adanya sinergitas antara pemerintah Bengkulu Tengah dengan media yang Komunikasi, Kordinasi dan Kelaborasi tetap konsisten cinta damai

“Melalui dialog bersama media massa selaku pembuat berita, diharapkan dapat memberi gagasan maupun masukan terhadap upaya pemerintah dalam mendorong terciptanya kehidupan toleransi di antara masyarakat, media massa merupakan sektor penting dalam memberikan informasi terhadap masyarakat dalam keterlibatanya memotivasi terciptanya kehidupan yang harmonis,” kata Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bengkulu Tengah,Budiman Efdy.Jum’at 20/12/2019

Sedangkan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) provinsi Bengkulu Zacky Antoni mengatakan bahwa wartawan bukan untuk ditakuti tapi wartawan adalah bagian lain dari pemerintah untuk mengekspose  kegiatan pemerintah, karena menurutnya wartawan butu berita dan pemerintah perlu wartawan untuk memberikan informasi kepada khalayak.

“Wartawan butuh berita dari pemerintahan sedangkan Pemerintahan daerah sangat butuh sekali dengan wartawan untuk menyebar luarkan informasi dalam suatu kegiatan Pemerintahan daerah,agar masyarakat bisa mengetahui seluruh informasi tetang segalah kegiatan yang ada di pemerintahan,”kata Zaki.

Sedangkan masalah yang sering jadi permasalahan dilapangan adalah keluhan dengan abanyaknya wartawan yang belum memiliki sertifikasi wartawan, tapi menurutnya itu bukanlah syarat utama untuk menjadi wartawan dan aturannya belum mutlak.

“wartawannya belum ikut UKW serta perusahaannya yang belu terverifikasi di dewan pers, bukan berarti wartawan tidak boleh meliput serta media tersebut tidak boleh menerbitkan produk pers, karena belum ada aturan yang baku tentang itu”Ujar Zacky

“tapi kita akan terus mendorong supaya wartawan ikut Ukw dan medianya terverifikasi faktual didewan pers” Sambungnya.(D12)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close