Bobol Kantin Dukcapil, Aksi Kawanan Pencuri Terekam CCTV

BENGKULU TENGAH, newsikal.com – Aksi tiga orang pencuri  terekam kamera pengawas (CCTV) saat beraksi di sebuah kantin Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Desa Renah Semanek, Kecamatan Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) pada Minggu pagi, (30/12/2018).

Hanya dalam waktu 10 menit barang dagangan milik Rasidi berhasil dikuras oleh kawanan pencuri.

Berdasarkan rekaman CCTV yang diperoleh, para pelaku datang ke lokasi dengan menggunakan dua unit sepeda motor jenis Honda Beat dan Yamaha V-xion. Dari rekaman CCTV yang ada, dua dari tiga kawanan pencuri masuk ke dalam kantin melalui pintu depan dengan cara merusak gembok yang terpasang.

Sementara, pelaku lainnya yang menunggangi motor Yamaha V-xion tampak mengamati situasi di sekitar lokasi.

Setelah berhasil membuka pintu yang terkunci dan menguras isi kantin, merekapun bergegas melarikan diri dengan sepeda motornya masing-masing.

“Memang saat kejadian saya tidak berada dilokasi, karena memang hari itu merupakan hari libur dan kebetulan juga penjaga Kantor ini sedang keluar,” kata Rasidi ketika dikonfirmasi Newsikal di Kantor Dukcapil, Senin (31/12/2018).

Ia menyampaikan kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh anaknya yang hendak mengantar kayu untuk perehapan kantin.

“Ketika hendak meletakan kayu, anak saya melihat kondisi kantin sudah dalam keadaan terbuka dengan kunci gembok yang sudah rusak,” ujar Rasidi.

Adapun untuk barang yang dibawa kabur jelas Rasidi, yakni kompor gas beserta tabung, magicom, satu kardus mie instan dan barang dagangan lainya. Yang mana lanjut dia total keseluruhanya mencapai ratusan ribu rupiah.

“Tadi pihak kepolisian yang dalam hal ini Polsek Karang Tinggi sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dan hasil kerugian sendiri itu berdasarkan perhitungan dari pihak mapolsek. Mudah-mudahan para pelaku dapat diamankan,” demikian Rasidi. (cw2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
Close