Bupati Kaur Lantik 92 Pejabat, Arsal Adlin dan Kastilon Sirat Tukar Jabatan

KAUR, newsikal.com – Gerbong mutasi di lingkup Pemerintah Kabupaten Kaur mulai bergerak di awal tahun 2023. Sebanyak 92 pejabat yang terdiri dari lima pejabat tinggi pratama, 32 pejabat administrator dan 55 oejabat pengawas dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Kaur H. Lismidianto, SH, MH di Aula Lantai tiga Setda Kaur, Jum’at (20/1/2023).

Lima Pejabat yang tukar tempat diantaranya Mul Junias ST, yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan dilantik menjadi Kepala BPBD dan jabatan yang ditinggalkannya digantikan oleh Hellitza Okkie, S.Kom, MH yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah. Sedangkan untuk kepala BPKAD diisi oleh Jon Harimol, S.Sos, M.Si yang sebelumnya menjadi Kepala BPBD, dan Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Arsal Adelin MPd bertukar tempat dengan Sekretaris Dewan DPRD Kaur Kastilon, S.Sos.

Undangan yang antusias dengan acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini

Bupati Kaur H. Lismidianto, SH, MH dalam sambutannya usai melantik 92 Pejabat tersebut atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah, mengucapkan selamat kepada ASN yang diambil sumpahnya sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas

“Semoga pejabat yang dilantik hari ini mampu mengemban amanah, mampu melaksanakan tugas pelayanan publik, tugas pemerintahan serta tugas pembangunan secara optimal, dengan orientasi mewujudkan masyarakat Kabupaten Kaur Bersih, Sejahtera, Energik dan Religius (BERSERI) dengan Pemerintahan Professional dan Berkeadilan,” ujar Bupati

Bupati mengatakan, dalam rangka mendukung tugas pemerintahan khususnya pada pemenuhan kebutuhan organisasi dan guna mengoptimalkan tugas-tugas operasional pada OPD, pengangkatan dan pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama perlu dilakukan, terutama pada pejabat yang telah memiliki persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku, disamping itu pula pengangkatan dan pelantikan jabatan merupakan suatu hal yang biasa pada suatu pemerintahan.

“Pejabat yang di lantik hari ini adalah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang telah mengikuti uji kompetensi dan evaluasi kinerja oleh panitia uji kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator serta sudah mendapatkan rekomendasi dari komisi aparatur sipil negara (kasn) nomor : B-44/JP.OO.01/01/2023 tanggal 3 januari 2023. demikian juga pejabat administrator sudah dilakukan uji kompetensi dan evaluasi oleh tim penilai kinerja,” terangnya.

Lanjut Bupati, pejabat yang diambil sumpah dan janji merupakan hal yang biasa, semua itu dimaksudkan untuk peningkatan kinerja, penyegaran dan memberikan kesempatan kepada ASN/pejabat yang ada untuk menunjukan kinerja, inovasi, dedikasi dan kemampuan dalam mewujudkan Kabupaten Kaur Bersih, Sejahtera, Energik dan Religius (BERSERI) dengan Pemerintahan Profesional dan Berkeadilan.

“Saya ingatkan bahwa saudara mempunyai fungsi memimpin dan memotivasi setiap ASN pada OPD tempat tugas harus mampu menjadi contoh tauladan bagi bawahan serta mampu membina dan bekerja sama dengan bawahan. tunjukkan loyalitas dan integritas,” tegasnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Kaur ini juga menyampaikan bahwa promosi jabatan merupakan metode pembinaan karier bagi PNS terkait dengan prestasi kerja yang bersangkutan. Hal tersebut selalu dilakukan secara berkesinambungan, melalui jenjang terendah sepanjang memenuhi persyaratan dan atas dasar pertimbangan yang obyektif, serta memiliki tingkat kompetensi dan profesionalisme agar organisasi dapat berjalan secara efektif dan mencapai sasaran yang diinginkan.

“Sebagai pejabat yang telah diberi kepercayaan dan amanah hendaknya saudara harus memperhatikan beberapa hal antara lain dan saudara harus mampu menjabarkan visi dan misi, mampu melaksanakan dan mensukseskan program kerja yang sudah ditetapkan baik dalam RPJMD dan Renstra. Juga harus memiliki konsep wawasan yang luas, harus memiliki produktivitas dan disiplin kerja yang disertai dengan tindakan yang memiliki landasan hukum, harus memiliki kemampuan serta responsif pada setiap perkembangan dan pelayanan masyarakat dan harus menjalankan fungsi koordinasi,” ungkap Bupati

Bupati berpesan kepada seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas yang baru dilantik untuk menerapkan kepemimpinan transformasional dengan melakukan identifikasi perubahan dan melaksanakan rencana yang diperlukan agar perubahan terjadi.

“Saya meminta agar setiap OPD membentuk tim kerja yang efektif, solid dan bersinergi serta terus meningkatkan kompetensi dan memiliki kemauan untuk terus belajar. selalu menjaga integritas, dan loyalitas dalam bekerja serta jadilah seorang pemimpin yang menjadi figur sebagai teladan di lingkungan tempat bekerja maupun lingkungan masyarakat tempat tinggal sendiri,” tutupnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button