Coffee Morning, Pemprov Bengkulu dan Lanal Harus Sinergis

Tata Sisi Maritim Bengkulu dengan Maksima

BENGKULU, newsikal.com –  TNI Angkatan Laut (Lanal) Bengkulu grlar Coffee Morning bersama Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Dr. H. Rohidin Mersyah MMA dan pimpinan unsur Maritim Provinsi Bengkulu. Acara tersebut berlangsung di Aula Yos Sudarso Markas Komando (Mako) Lanal, Jalan RE Martadinata No.10 Kelurahan Kandang Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, Kamis ( 01/10/2018).

Dalam sambutannya, H. Rohidin Mersyah mengatakan, Provinsi Bengkulu memiliki 9 kabupaten dan 1 kota, tujuh diantaranya berbatasan laut, panjang pantai 524 kilometer dan memiliki 5 pulau terluar. Provinsi Bengkulu memiliki potensi perikanan yang luar biasa dan sangat logis kalau dari sekarang bersama-sama mengolah sumber daya laut Bengkulu yang luar biasa.

Kawasan wisata Pantai Panjang, titik Pasir Putih sampai Sungai Hitam masih sangat semrawut, sehingga akan ditertibkan dan ditata dengan baik. Mulai dari hak guna usaha serta semua bangunan harus punya ijin.

Di samping itu menurutnya, terkait pukat harimau (trawl), Pemerintah Provinsi Bengkulu tidak pernah dan tidak akan memberikan izin kepada nelayan yang masih membandel menggunakan trawl, larangan penggunaan trawl sudah jelas pada Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No.2/2015 tentang pelarangan oenggunaan alat penangkapan ikan trawl.

“Maka itu, saya meminta aparat terkait untuk membina nelayan yg masih mengunakan alat tangkap trawl dan menertibkan alat tangkap tersebut secara persuasif dan sistematis,” ungkapnya.

Selain itu, mengantisipasi bencana, lanjutnya, didirikan shelter baik di Kota Bengkulu dan kabupaten seperti di Mukomuko dan Kaur. Di setiap desa harus ada lampu emergency dan kader siaga bencana serta protap dalam menghadapi bencana.

Komandan Lanal (Danlanal) Bengkulu Letkol Laut (P) M Andri Wahyu Sudrajat, S.T, pada kesempatan tersebut berharap, coffee morning menjadi wadah untuk meningkatkan sinergitas, memberikan informasi dan mencari solusi yang terbaik serta persamaan persepsi dalam memecahkan permasalahan maritim di Provinsi Bengkulu. Danlanal menyatakan, Lanal siap mendukung program Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu.

“Kami bersama Polair siap mendukung Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Bengkulu untuk melaksanakan pembinaan dan penertiban terhadap nelayan yang masih menggunakan alat tangkap trawl sesuai UU perikanan yang berlaku di Indonesia,” ujar Danlanal.

Selain Plt Gubernur Bengkulu, Coffee morning ini dihadiri Danlanal Bengkulu, Dirpolair, Kadis Kelautan dan Perikan Provinsi Bengkulu, Kepala Kesbangpol Provinsi Bengkulu, Kepala KSOP Bengkulu, perwakilan GM Pelindo Bengkulu, Kepala Bea Cukai Bengkulu, Kepala Pertamina Bengkulu, Kepala Imigrasi, Kepala ASDP Bengkulu, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan, Kakansar Bengkulu, Kepala Karantina Ikan dan perwira staf Lanal Bengkulu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close