Jannah Theme License is not validated, Go to the theme options page to validate the license, You need a single license for each domain name.

Diduga Cacat Yuridis, dr. Ari Mukti Tetap Dilantik Sebagai Direktur RS. M. Yunus

BENGKULU, newsikal.com – Pelantikan Direktur Rumah Sakit (RS) M. Yunus Bengkulu dr. Ari Mukti Wibowo oleh Sekretaris Daerah (Setda) Provinsi Bengkulu menuai pro dan kontra. Kenapa tidak, dalam proses seleksi Panitia Seleksi tidak berpedoman dengan Undang-Undang nomor 17 tahun 2023 tentang kesehatan, pasal 186 ayat 1 dan 2.

Dimana daalam pasal 186 ayat 2 disebutkan unsur pimpinan rumah sakit dijabat oleh, Tenaga Medis, Tenaga Kesahatan dan Tenaga Profesional yang memiliki kompetensi manajemen Rumah Sakit.

Namun dalam pelaksanaan seleksi, Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Provinsi Bengkulu yang diketuai Setdapov Isnan Fajri membuat syarat yakni, hanya Dokter Umum dan Dokter Gigi yang memiliki kemampuan serta keahlian di bidang perumah sakitan yang dapat mengikuti seleksi Direktur Rumah Sakit M. Yunus.

Dalam hal ini Pansel membuat persyaratan yang sangat diskriminatif terhadap tenaga medis, terhadap tenaga kesehatan dan tenaga profesional. Disamping itu pula, jika dilihat dari jabatan awal yang dimiliki dr. Ari Mukti Wibowo hanya sebagai kepala bidang pelayanan di Rumah Sakit M. Yunus Bengkulu.

Dimana dalam seleksi ini tidak memperhatikan UU nomor 17 tahun 2023, Pansel JPTP juga tidak mempertimbangkan Permenkes RI Nomor 971/Menkes/PER.XI/2009, Pasal 10 bagian kedua pada ayat 4; Pengalaman Jabatan Direktur.

Sementara, saat Newsikal.com mencoba mengonfirmasi ke beberapa peserta seleksi lainnya terkait hal ini, sayangnya peserta tersebut tidak mau bicara banyak. Adapun juga yang belum menjawab adanya konfirmasi dari media ini. dr. Widyawati, Sp.PD, dan ketua Pansel JPTP pansel JPTP, Dewas RSMY, biro hukum, kaban BKD, PERSI, IDI, PDGI, PPNIi, IBI, PALTEKI belum memberikan tanggapan terkait dilantiknya dr. Ari Mukti Wibowo sebagai Direktur RS M. Yunus.(fer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button

You cannot copy content of this page