Direktur Bantah Korban Covid-19 Dirawat di RSHD

BENGKULU, newsikal.com– Setelah keluarnya statement Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah terkait 1 korban meninggal dunia akibat Covid-19 pagi tadi, banyak sejumlah pihak mengeluarkan klarifikasi.

Termasuk Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu yang membantah bahwasanya korban Covid-19 tersebut dirawat di RSHD.

Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur RSHD, Lista Cherlyviera pada vidio klarifikasinya. Dalam vidio tersebut dirinya menyebutkan, korban hanya singgah batas IGD saja.

“Kami beritahukan, korban tidak rawat inap di RSHD tapi cuma masuk IGD. Tanggal 20 Maaret korban periksa karena ada riwayat gula darah dan batuk. Korban dirawat jalan,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, korban tidak mengatakan dari luar kota.

“Lalu tanggal 24, korban kembali ke RSHD. Lagi, korban hanya sampai di IGD. Tanggal inilah korban dinyatakan PDP dan kami rujuk ke RSMY,” ungkap Lesti.

Diungkapkannya juga, sebelum dirujuk ke RSMY pihaknya sudah melakukan rongsen sesuai arahan tim klinis RSMY.

“Dalam menangani ini, perawat ataupun petugas laboratorium kami menggunakan APD lengkap,”pungkasnya.(kay)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
Close