Grabcar Bengkulu “Off Bit”, Penumpang “Ngeluh” Kerepotan

BENGKULU, newsikal.com – Aksi yang dilakukan mitra GrabCar Bengkulu hari ini sontak membuat penggunan Grab kerepotan. Pasalnya, hari ini GrabCar menggelar aksi mogok (off bit).

Dari informasi didapat, aksi ini dilakukan karena para driver ingin Grab mengembalikan skema insentif seperti semula. Diketahui, saat ini insentif yang diberikan Grab kepada mitra sangat merugikan yakni pengembalian bagi hasil 15 persen, sedangkan Grab memotong saldo pertransaksi 20 persen.

Disampaikan pengemudi GrabCar, Marco (nama samaran), memang hari ini dirinya bersama pengemudi lainnya sepakat untuk off.

Tarif yang naik lebih dari 100 persen

“Jika aksi kami ini tidak digubris, kami akan matikan selamanya aplikasi ini. Buat apa kami lanjut, sedangkan itu merugikan,” ujarnya.

Dirinya beserta pengemudi lainnya menginginkan, insentif bisa kembali normal. Jangan sampai, gara-gara oknum driver, dirinya dan teman-teman yang jujur termakan getahnya.

Di sisi lain, pengguna GrabCar, Aik, dirinya merasa sangat kerepotan dengan adanya aksi ini. Dirinya sudah terlanjur manja dengan Grab, jadi sangat merasa kehilangan.

“Saya berangkat kerja setiap hari pakai Grab dan hari ini saya lembur. Hari ini sangat membuat saya repot. Driver tidak ditemukan, akhirnya naik angkot. Mana saya sedang hamil,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, hari ini tarif yang dikeluarkan aplikator juga sangat tinggi, naik lebih dari 100 persen.

“Meski saya setujui tarif itu, driver tak kunjung ditemukan,” katanya dengan nada pelan.

Ia berharap, Grab segera menyelesaikan permasalahan ini. Agar masyarakat Bengkulu yang menggunakan Grab bisa nyaman.

“Jika ini berlanjut kan kasian masyarakat pengguna Grab. Apalagi besok jam sibuk pasti kerepotan semua, karena udah biasa pakai Grab,” pungkasnya.(kay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close