Gubernur dan DPRD Provinsi Bengkulu Diminta Selesaikan ‘Hutang’ ke IAIN

BENGKULU, newsikal.com – Mantan Anggota DPRD Provinsi Bengkulu periode 2009-2014 yang juga Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Dr. Rahimandani meminta, DPRD Provinsi Bengkulu dan Pemprov Bengkulu untuk menyelesaikan ‘hutang’ kepada Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu. Hutang janji yakni terkait aset eks STQ.

Ia menururkan, pada saat dirinya madih duduk di Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, baik pihak dewan dan Pemprov Bengkulu telah sepakat akan menghibahkan aset eks STQ kepada IAIN Bengkulu.

“Aset itu kini terbengkalai, dulu sebelum perubahan STAIN menjadi IAIN, aset itu telah disepakati untuk diserahkan ke IAIN Bengkulu. Saat itu, gubernurnya Junaidi Hamsyah. Jika saat ini diserahkan ke IAIN Bengkulu, maka itu akan mendukung peningkatkan status IAIN Bengkulu menjadi UIN. Ini wajib kita dukung bersama,” katanya, Jumat (6/8/2019).

Menurut Rahimandani, Pemprov Bengkulu harus secepatnya menyerahkan aset itu ke IAIN Bengkulu agar keadaan aset tidak lebih buruk lagi.

“Jika diserahkan ke IAIN Bengkulu, maka aset itu akan dapat dirawat dan dimanfaatkan, salah satunya bisa saja untuk Porwil X nanti. Saya juga meminta kepada Anggota DPRD Provinsi Bengkulu yang baru dilantik ini, untuk dapat menindaklanjuti hal tersebut. Pemda juga saat itu sudah meng ‘iya’ kan akan menghibahkan aset itu ke IAIN Bengkulu,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I IAIN Bengkulu Dr Zulkarnain menyebutkan, pihaknya dengan senang hati menerima jika aset itu dihibahkan ke IAIN Bengkulu. Memang, sejak Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah itu telah disepakati antara Pemprov Bengkulu, IAIN Bengkulu dan juga DPRD Provinsi Bengkulu bahwa aset itu akan diserahkan ke IAIN Bengkulu, agar dapat dirawat dan dimanfaatkan dengan baik.

Namun hingga Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, belum ada penyerahan aset tersebut. Dia berharap DPRD Provinsi Bengkulu yang baru dilantik, bersama Gubernur Bengkulun Rohidin Mersyah sama-sama segera merealisasikan kesepakatan itu.

“Kami sangat siap menerima aset di eks STQ, akan kami rawat dan dimanfaatkan. Saat ini beberapa aset terbengkalai, tentu akan lebih baik jika kami rawat dan kelola,” pungkas Zulkarnain.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close