Hadir di Tengah Masyarakat, PPNI Bantu Korban Banjir

BENGKULU, newsikal.com – Dua Hari diguyur hujan, beberapa titik lokasi di Kota Bengkulu dilanda banjir yang tingginya melebihi pinggang orang dewasa. Debit air yang semakin naik, membuat masyarakat terkena banjir terpaksa mengungsi dan mengamankan barang beharga mereka ke tempat aman.

Di tengah bencana itu Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Bengkulu hadir. Tidak dengan tangan kosong, PPNI membantu korban banjir dengan memberikan air minum bersih, sembako dan beberapa makanan instan.

 

Dikatakan Ketua DPW PPNI Provinsi Bengkulu, H. Fauzan Adriansah, SKM, MM, hal ini dilakukan karena adanya rasa peduli yang tinggi dari perawat. Dirinya merasa kepedulian ini harus diwujudkan, maka dirinya bersama jajaran pengurus PPNI membantu korban banjir di Kota Bengkulu ini.

“Kami juga ingin membuktikan kepada masyarakat bahwa perawat itu peduli. Bahkan lebih awal kami hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat yang terkena banjir ini, jaga kesehatan. Jangan terlalu lama berada di dalam air, untuk menghindari penyakit karena kotornya air.

“Ini air kotor, jangan sampai nanti masyarakat banyak yang sakit akibat banjir ini. Sudah kena banjir, lalu sakit pula, jangan sampai,” ungkapnya.

Fauzan juga menyarankan kepada pemerintah untuk sigap menangani korban banjir ini. Jika perlu buat posko khusus yang di dalamnya ada pemeriksaan kesehatan gratis untuk korban.

“Kami PPNI akan selalu siap mendukung pemerintah dalam mensejahterkan masyarakat, apalagi menyehatkan masyarakat,” cetusnya.

Dijelaskannya, PPNI akan terus memantau korban banjir ini. Pihaknya akan segera bertindak jika korban banjir benar-benar sedang membutuhkan perawatan.

Aksi ini juga dihadiri Ketua DPD PPNI Kota Bengkulu, Dedy Heryanto, Sekretaris DPW PPNI, Ns. Saleh, perwakilan DPK serta jajaran pengurus lainnya.(kai)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button

You cannot copy content of this page

Close