Hearing Tak Berujung, Korban Penggusuran Ancam Lapor ke Polda

BENGKULU, newsikal.com – Paska penggusuran 76 Kios pedagang di kawasan Sungai Hitam 7 November 2018 lalu, Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Bengkulu, kembali menggelar hearing lanjutan dengan para pemilik bangunan di tempat tersebut, Senin (01/04/2019).

Berdasarkan panatauan Journalis Newsikal dilapangan, pertemuan yang digelar di Ruang Rapat DPRD tersebut, sedikitpun tidak menemui titik terang perihal nasib para pemilik Kios.

Salah seorang pedagang di Lokasih penggusuran, Iin mengatakan pihaknya merasa kecewa dengan cara Pemerintah yang tidak memikirkan Rakyat kecil, bahkan dia berujar akibat penggusuran yang dilakukan saudara Kholiq yang merupakan suaminya mengalami shok berat hingga beliau meninggal Dunia.

“Apabila penggusuran ini tidak terjadi, mungkinan suami saya sekarang masih hidup. Karena akibat dari penggusuran suami saya mengalami shok hingga beliau meninggal,” teriak Iin sembari menagis.

Tak sampai disitu, melalui Kuasa Hukumnya, Veri Okta Trinada, SH perwakilan dari korban penggusuran meminta dengan tegas agar Pemerintah segera memberikan jalan keluar perihal penggusuran yang terjadi.

“Hearing hari ini tidak ada kejelasannya. Pokoknya kami minta Pemkot segera memberiakan kejelasan kepada klien kami. Apabila hal itu tidak di indahkan maka bukan tidak mungkin kami akan melakukan demo, bahkan tidak segan-segan untuk melaporkan masalah ini ke Mapolda Bengkulu,” tegas Veri.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Pol PP Kota Bengkulu, Mitrul Ajemi meminta agar kuasa hukum bertindak cermat dalam membela pedagang dan meminta waktu dua minggu atau sepuluh hari kerja  untuk memberi keputusan.

“Jangan ada dusta diantar kita. Kami minta waktu sepuluh hari dan kami akan komunikasi dengan kuasa hukum pedagang,” ujar Mitrul.

Sementara itu, Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Bengkulu, Suimi Fales berharap agar kiranya permasalahan ini dapat diselsaikan secara baik dan terang benderang.

“harus ada solusi dan ada titik temu antara pedagang dan Pemerintah Kota. Dan kalau bisa masalah ini segera dituntaskan dan tidak belarut ke meja hijau,” pungkasnya. (cw4)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close