Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Gruduk Gedung DPRD Provinsi Bengkulu

BENGKULU, newsikal.com – Gedung DPRD Provinsi Bengkulu kembali dipenuhi oleh massa aksi yang menuntut harga BBM untuk diturunkan. Kali ini Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IKM) Provinsi Bengkulu yang datang untuk menyampaikan orasi mengenai kenaikan BBM subsidi.

Di depan gedung DPRD Provinsi Bengkulu mahasiswa kembali menyampai orasinya dengan lantang.

“Kami ingin masuk dan ingin menduduki gedung DPRD untuk menyampaikan orasi tapi mengapa kami diberhentikan di smping gedung DPRD. Bagi kami ini etika yang tak wajar,” ujar salah satu mahasiswa saat diterima masuk ke Gedung DPRD Provinsi Bengkulu.

Disampaikan Ketua Komisi 2 DPRD Provinsi Bengkulu, Jonaidi SP, tentang mekanisme berada disamping itu ranahnya keamanan dan ketertiban yakni kepolisian.

“Bahkan juga kan, urusan keamanan adik-adik di luar itu izinnya disampaikan ke kepolisian,” ucapnya.

Dikatakannya juga, persoalan BBM ini yang kesekian kalinya, persoalan ini sudah kita sampaikan ke Pemerintahan Pusat. Apalagi, terkait msalah pendataan persubusidian itu bagian penting, karena menimbulkan masalah yakni banyak data yang tidak vailed, salah satunya masih banyak orang yang sudah meninggal datanya masih dapat.

“Tindak lanjut ini sudah kami awasi dan akan kami sampaikan, karena pihak pemerintahan kabupaten pun sama, tidak dibedakan pendataannya. Kami hanya mengawasi saja, karena posisi kita sama, kami juga sedang berusaha ke pusat untuk mengoptimalkan fungsi di daerah,” pungkasnya.(Isep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button

You cannot copy content of this page

Close