Ini Kronologis Bocah Tenggelam di Danau Dendam

BENGKULU, newsikal.com – Pasangan Adullah Kadir Jaelani dan Ibu Eli, Jalan Rinjani, Kelurahan Jembatan Kecil terpaksa menahan sedih yang amat mendalam. Pasalnya, pasangan ini harus merelakan kepergian buah hati, Ahmat (15th) yang meninggal akibat tenggelam di Danau Dendam Tak Sudah, Minggu (27/5/2018).

Ahmat tenggelam saat berenang bersama teman-temannya. Kronologisnya kejadian bermula dirinya (red, Ahmat) pamit kepada orang tuanya bersama 6 orang temannya untuk pergi solat subuh.

Usai solat Ahmat bersama temanya jalan-jalan pagi dan melintasi Danau Dendam Tak Sudah. Ahmat dan temannya berniat untuk mandi di Danau, beberapa saat mandi temanya menyadari korban (red, Ahmad) menghilang.

Ketua RT sekitar, Kuswantoro, mengatakan, 1 temannya tidak mandi dan menunggu di atas sambil memainkan hp. Mendapati temannya menghilang, teman-teman korban langsung mencarinya.

Melihat kepanikan itu, lanjutnya, warga juga ikut mencari Ahmat yang hilang. Diduga, Ahmat tenggelam karena tidak bisa berenang.

“Sekitar 2 jam kami melakukan pencarian, akhirnya Ahmat ditemukan di dekat pintu air danau,” ungkapnya.

Sedangkan, dikatakan Hambali yang mememukan jasad korban, jasad ditemukan berada di dasar bendungan.

“Ketika ditemukan badannya sudah masuk lumpur,” terangnya.

Korban telah dibawa ke rumah duka dan akan dimakamkan siang ini. Belum ada keterangan dari keluarga korban, karena masih mengalami shock.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close