Kalaksa BPBD Provinsi Bengkulu dan Wakil Bupati Mukomuko Tinjau Lokasi Longsor di MAN 1 Mukomuko

MUKOMUKO, newsikal.com – Dalam agenda kunjungan kerjanya, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Provinsi Bengkulu ke Kabupaten Mukomuko dan Wakil Bupati Mukomuko menyempatkan hadir di MAN 1 Mukomuko meninjau pelapis tebing madrasah yang longsor, Minggu (23/10/22).

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Provinsi Bengkulu, Jaduliwan, SE, MM, menilai longsor pelapis tebing di MAN 1 Mukomuko ini sangat mengkhawatirkan, apalagi ada beberapa kelas tepat di bawah pelapis tebing tersebut.

Kalaksa BPBD dan Wabup saat meninjau longsor yang terjadi di MAN 1 Mukomuko

“Hari ini kita sudah melihat langsung kondisi pelapis tebing yang longsor, kami memfasilitasi melalui kabupaten dan provinsi untuk menanggulangi bencana ini. Bahkan ini akan menjadi laporan kami ke pihak BNPB,” ujarnya.

Wakil Bupati Mukomuko, Wasri mengucapkan terimakasih kepada pihak BPBD Provinsi Bengkulu, karena sudah bersedia meninjau langsung bencana longsor yang terjadi di Kabupaten Mukomuko termasuk di MAN 1 Mukomuko ini.

“Semoga hal ini bisa menjadi kolaborasi yang baik Kabupaten Mukomuko dengan Provinsi Bengkulu untuk bersama-sama mencari solusi memperbaiki sarana yang terdampak longsor,” ungkap Wasri.

Di sisi lain, Kepala MAN 1 Mukomuko, Nursyamsiah, M.Pd juga mengucapkan ribuan terimakasih kepada Wakil Bupati Mukomuko dan Kalaksa BPBD Provinsi Bengkulu yang sudah sempat hadir meninjau lokasi longsor di Madrasah.

Lebih lanjut, dirinya berharap dengan peninjauan ini dapat menghasilkan solusi yang baik.

“Agar nantinya pelapis tebing ini dapat diperbaiki dan kegiatan belajar mengajar di MAN 1 Mukomuko tidak terhambat,” tutupnya.

Dari pantauan di lapangkan terkait kondisi saat ini, mengingat kekhawatiran yang tinggi terhadap beberapa kelas yang berada di bawah pelapis tebing yang longsor, maka pihak MAN 1 Mukomuko sudah mensterilkan kelas tersebut dari aktivitas KBM.(prw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button