Kasus Penganiayaan di Pontianak, ini Tanggapan Yohana

BENGKULU, newsikal.com  Menangapi kasus penganiayaan siswi SMP di Pontianak yang saat ini viral di dunia maya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Prof. Dr. Yohana Susana Yembise, Dip. Apling, MA, angkat bicara. Ia menjelaskan terkait kasus itu, dirinya terlebih dahulu ingin melihat pembangunan sistem peradilan untuk anak.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) di sana, yang jelas untuk kasus ini kami akan melihat pembangunan-pembangunan sistem peradilan pidana, karena kasus ini adalah kasus antara anak dengan anak. Maka dari itu ada undang-undang khusus yang mengaturnya,” ungkapnya kunjungan kerja ke Provinsi Bengkulu (11/04/2019).

Mengingat kasus ini terjadi pada anak-anak, menteri akan melakukan pendampingan khusus terhadap mereka baik itu secara psikologis.

“Pasti kita akan melakukan pendampingan kepada mereka, Dinas PPPA di sana juga sudah melakukan pendampingan baik secara psikologis. Saya juga akan ke sana nanti, karena tidak ada hukuman mati terhadap anak-anak, maka kita akan melihat sistem peradilan terhadap anak-anak tersebut melalui diversi atau mediasi,” tutup Yohana .(cw5)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close