Muktamar ke 48 Muhammadiyah Bengkulu Gelar Jalan Santai dan Tabligh Akbar, Mahasiswi UMB Dapat Umroh Gratis

BENGKULU, newsikal.com – Merayakan Muktamar ke 48, Muhammadiyah Bengkulu menggelar jalan santai dan Tabligh Akbar, Minggu (30/10/2022). Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Raya Semarak Pemerintah Provinsi Bengkulu atau yang biasa dikenal Rumah Dinas Gubernur.

Dalam Tabligh Akbar ini Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Bengkulu mengundang Dr. KH. Saad Ibrahim yang juga merupakan Ketua PWM Jawa Timur untuk menyampaikan tausiyah dan nasihatnya.

Rektor UMB Dr. Susiyanto saat memberikan hadiah kepada peserta jalan santai

Dalam sambutannya, Ketua PWM Bengkulu, Syaifullah menuturkan, dirinya sangat bersyukur kegiatan ini bisa terlaksanakan. Ia pun juga berterima kasih kepada Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah yang mensupport kegiatan ini.

Ia juga menyebutkan, bahwasannya secara kebetulan tanggal Muktamar Muhammadiyah dan tanggal jadi Provinsi Bengkulu ini sama yakni tanggal 18. Bedanya Muhammadiyah 18 Agustus dan Provinsi Bengkulu 18 November.

Ribuan peserta jalan santai Muktamar Muhqmmadiyah ke 48

Selain itu ia sedikit bercerita tentang sejarah Muhammadiah di Bengkulu. Dimana Presiden Pertama Indonesia Soekarno saat diasingkan di Bengkulu menjabat sebagai pengurus Muhammadiyah Bengkulu dan beliau juga dikunjungi sahabatnya dari Jawa Timur.

Apalagi, waktu itu pula Soekarno mempersunting Fatmawati yang merupakan anak dari Ketua PW Muhammadiyah Bengkulu Hasan din semasa itu.

Rektor UMB dan Wakil Rektor menyerahkan hadiah utama berupa 3 unit sepeda

“Maka, dengan kehadiran Pak Saad Ibrahim ini akan mengulang sejarah semasa itu yang mana sahabat Soekarno mengunjungi Soekarno dalam memperkuat Muhammadiyah di Bengkulu,” ujarnya.

Dirinya juga mengatakan, banyak pendiri Provinsi Bengkulu merupakan tokoh Muhammadiyah. Mudah-mudahan semangat Bengkulu sudah dibuktikan oleh Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

Selain itu, ia juga menyampaikan, nantinya Muhammadiyah akan merayakan hari Muktamar Muhammadiya yang di pusatkan di Surakarta tepatnya 18-28 November. Sebanyak 50 BUS yang akan berangkat dari Provinsi Bengkulu.

Gubernur bersama Ketua PWM saat memimpin jalan santai Muktamar Muhammadiyah

Sementara itu, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang juga merupakan warga Muhammadiyah ini mengucapkan terima kasih kepada PWM yang telah melaksanakan acara ini. Ia meminta kepada Muhammadiyah untuk selalu berkontribusi terhadap daerah.

“Rombongan yang anti berangkat ke Surakarta bawalah nama daerah dengan baik,” ucapnya.

Ketua Majelis Kader Pendidikan Muhammadiyah Provinsi Bengkulu ini, tak lupa mengucapkan selamat atas Muktamar Muhammadiyah ke 48.

“Muktamar ke 48, Muhammadiyah semakin bermartabat,” singkat Rohidin.

Usai sambutan Gubernur dilanjutkan dengan tausiyah dan nasihat dari KH. Saad Ibrahim. Dalam tausiyahnya, banyak hal yang ia ceritakan tentang Muhammadiyah dan hikmahnya.

Seperti diantarannya, “Mengapa Muhammadiyah Harus Kita Wasilahkan?”. Dirinya menilai, keberangkatannya belasan jam dari Manado ke Bengkulu membuatnya malu jika dibandingkan perjuangan pendiri Islam waktu itu.

“Mereka diperintahkan untuk mengungsi dari Mekah ke Ekobiah yang jauhnya sekitar 4500 km. Itu ditempuh dengan menggunakan unta, jadi mereka jauh lebih merasakan penderitaan dijalan,” sampai KH Saad.

Ia mengharapkan, sebagai umat muslim kita harus melakukan jihad. Lakukan itu sebanyak mungkin.

“Kita punya harapan yang sama, kita berharap dapat ridho dan ampunan Allah. Tapi jihad yang kita lakukan sangatlah sediakit. Maka jadikanlah Muhammadiyah ini Al arokah al islamiah, lakukanlah ihad walaupun kecil,” paparnya.

Ia pun menutup tausiyah dan nasihatnya dengan, “Muhammadiyah Berjaya untuk Memimpin Bangsa”.

Usai memberikan tausiyah dan di akhir pembagian doorprize, KH Saad Ibrahim memberikan Umroh gratis untuk warga Muhammadiyah dengan mencabut kupon jalan santai yang telah terkumpul. Alhasil, Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) Prodi Matematika asal Kaur yang beruntung mendapatkannya.

Mahasiswi ini sempat tak percaya, hingga pertanyaan yang dilontarkan kepadanya pun dijawab dengan gemetar.

“Saya juga tidak menyangka bisa dapat. Saya juga tidak ada tanda mimpi apa-apa malam tadi,” ucapnya sembari gemetar memegang micropon.(kai)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button

You cannot copy content of this page

Close