Ngaku Miskin, Warga Kota akan Berurusan Polisi

BENGKULU, newsikal.com – Ini peringatan bagi warga Kota Bengkulu yang mengaku miskin agar menerima bantuan dari pemerintah. Jangan mengaku miskin kalau tidak mau berurusan dengan pihak Kepolisian.

Hal ini ditegaskan Wakil Walikota Bengkulu, Dedi Wahyudi, Kamis (4/4/2019), di ruang rapat Kantor Walikota Bengkulu.

“Kita bukan membatasi bagi masyarakat yang menerima bantuan tapi penerima bantuan punya kriteria tersendiri,” tegasnya lagi.

Pemerintah Kota Bengkulu, kata Dedi, akan mendata ulang angka kemiskinan dan orang tidak mampu di Kota Bengkulu dengan melibatkankan camat, lurah, dan  ketua RT.

Memang leading sektornya, jelas dia, di Dinas Sosial tapi camat dan lurah yang menjadi ujung tombak.

“Kita harus fokus untuk menyelesaikan masalah ini, untuk itu Kita perlu kerja sama bahkan tingkat RT karena mereka lebih mengetahui warganya,” lanjutnya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Syahrul Tamzi mengungkapkan, bahwa untuk memverifikasi data masyarakat miskin akan melibatkan pihak berwajib guna keabsahan data.

“Kita sudah MoU dengan Kapolri untuk masalah data. Jadi saya berharap nantinya jangan sampai Camat atau Lurah berurusan dengan pihak berwajib gara-gara data,” tutupnya.(red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close