Ops Zebra Nala 2020, Polres Kaur Gelorakan Patuhi Prokes

KAUR, newsikal.com – Memasuki hari terakhir pelaksanaan operasi Zebra Nala 2020, yang berlaku sejak 26 Oktober lalu. Satuan Lalu Lintas Polres Kaur Polda Bengkulu terus menggelorakan budaya untuk mengutamakan protokol kesehatan selama masa pandemi Covid-19.

Dalam operasi ini tak hanya mengetatkan aturan berlalu lintas, Operasi Zebra juga menyasar para pengendara yang tidak menggunakan masker.

“Dalam operasi kali ini kita menertibkan pengendara tidak pakai masker dan bagi pengendara yang tidak menggunakan masker kita beri masker gratis. Ini untuk memutus mata rantai covid-19 di Kaur ini,” kata Iptu Agus Antoni. Sabtu, (07/11/20).

Dikatakan Agus, pelaksanaan Operasi Zebra tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena saat ini tengah menghadapi Pandemi Covid-19.

Kegiatan ini difokuskan pada upaya preventif dan imbauan tentang tertib lalu lintas, disiplin penerapan protokol kesehatan serta kegiatan-kegiatan bakti sosial terhadap masyarakat. Operasi ini masyarakat secara keseluruhan dapat patuh protokol kesehatan sebagai dukungan percepatan penanganan Covid-19.

“Melalui kegiatan ini tentunya dengan harapan untuk mendorong semangat masyarakat pada umumnya patuh protokol kesehatan dan patuh berkendara,” harapnya.

Ditambahkan Kasat, selama operasi Zebra ini polisi selalu mengimbau tentang protokol kesehatan melalui dengan pemasangan stiker dan brosur pada kendaraan, lewat media sosial, serta mendatangi tempat seperti pusat perbelanjaan dan lokasi yang berpotensi menimbulkan kerumunan masyarakat. Selain itu juga memberikan bantuan sembako kepada masyarakat dan membagikan masker .

“Besok (hari ini) hari terakhir operasi zebra, kita berharap melalui kegiatan ini tingkat kesadaran masyarakat dalam berkendara dan juga mematuhi Prokes meningkat. Karena ini demi keselamatan kita bersama dan orang lain,” tandasnya. (red)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
Close