PD Bimex Didatangi DPRD Provinsi Bengkulu

BENGKULU, newsikal.com – Sidak ke PD Bimex, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu melalui Komisi 1 mendapati bahwasanya PD Bimex sakit parah, Rabu (29/1/2020). Hal itu disampaikan Ketua Pansus Usin Abdisyah Sembiring usai sidak.

Ia menyebutkan, PD Bimex ini sakit berat, perlu disehatkan dan itu penting.

“Bagaimana Bimex ini menjadi kuat dan menjadi satu inkubator usaha-usaha ekonomi untuk rakyat jika seperti ini,” cetusnya.

Lrbih lanjut ia jelaskan, dewan akan mendorong agar Bimex ini tidak lagi menjadi PD namun jadi lebih profesional menjadi Perseroan Daerah. Jangan sampai Bimex menjadi beban yang tidak selaras dengan program gubernur yang mau lari kencang namun Bimex masih ngesot.

“Solusi dari pansus nanti akan kita paparkan dalam pendapat pandangan umum pansus dalam laporannya pada paripurna. Dugaan kita Bimex saat ini sakitnya pada modal,” sampai Usin.

Sementara itu Dirut PD Bimex Ir. Frentindo mengatakan, sangat mengapresiasi atas kedatangan pansus ke Bimex. Pansus sendiri memberikan masukan-masukan akan persiapan retribusi ke pemerintah daerah.

Bimex ini merupakan perusahaan yang berjalan dengan bisnisnya. Kontribusi yang diberikan itu melalui deviden hasil laba bersih yang didapatkan Bimex setiap tahunnya.

“Dengan kontribusi kalau tidak ada perubahan perda itu 40 persen dan berikutnya kita sangat apresiasi juga keinginan daripada pansus tadi, memasukkan beberapa aset yang selama ini belum maksimal ke penghasilan Pemda Orovinsi yaitu dikelola oleh Bimex secara langsung,” tutupnya.

Tak hanya melakukan sidak di PD Bimex, Pansus juga melakukan sidak di lokasi milik Dispora Provinsi Bengkulu yang disewakelolakan rumah makan Pangsit Tris, aset Pantai panjang dan aset alat berat dan laboratorium konstruksi di dinas PUPR. Saat sidak ketua pansus ditemani anggota, Faisal Mardianto, Srie Rezeki, Badrun Hasani serta OPD dan biro terkait.(adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
Close