Pelebaran Jalan Bangka, Pedagang “Ngeluh” Tangga Toko Tak Kunjung Diperbaiki

BENGKULU, newsikal.com – Akibat perbaikan dan pelebaran jalan Bangka, Kota Bengkulu, tangga dari beberapa toko milik pedagang hancur. Bahkan hingga kini, pasca proyek ini selesai bulan lalu tangga tak kunjung diperbaiki.

Disampaikan salah seorang pedagang di sana Amas Harisky, padahal tangga ini tidak masuk zona pelebaran jalan pemerintah. Seharusnya pihak terkait harus bertanggung jawab atas rusaknya tangga ini, jangan cuma janji-janji saja.

“Ini merupakan akses masuk ke toko, jika tidak ada tangga bagaimana pengunjung toko mau datang. Soalnya tinggi, sekitar 1 meter dengan 3 anak tangga,” ucapnya.

Ia menyebutkan, tangga ini hancur pada waktu pembongkaran pohon yang masuk pada zona pelebaran jalan dengan menggunakan eksvator. Karena akar pohon tersebut panjang, maka tangga toko ikut hancur.

Tidak hanya itu, petugas waktu itu semakin membongkar, karena akar pohon ini harus disingkirkan. Akibatnya, tangga di depan 5 toko pedagang itu hancur.

“Petugas saat itu berjanji, nanti akan diperbaiki. Tapi hingga kini belum diperbaiki. Kami punya vidio waktu akar itu di bongkar,” ungkapnya.

Dirinya dan pihak keluarga sudah melakukan konfirmasi ke beberapa pihak terkait, seperti kontraktor proyek ini yakni Roda Teknik tapi tidak membuahkan hasil. Malahan pihaknya diarahkan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu.

“Kami pun ke PUPR dan bertemu PPTK proyek ini yaitu Bapak Asep. Di sini kami mendapat jawaban yang menggantung, karena Pak Asep tidak tahu siapa petugas yang berjanji untuk memperbaikinya waktu itu. Tapi ia bilang tangga akan diperbaiki secepatnya, hanya saja dari seminggu yang lalu sampai sekarang belum terealisasi,” ujarnya.

Amas mengatakan, dirinya dan pedagang lain tidak minta macam-macam, ia hanya minta pihak terkait perbaiki tangga ini. Atau bisa buat tangga darurat sementara.

“Masa pandemi ini kami sedang sulit, apalagi dengan tangga ini rusak pengunjung juga semakin tidak mau masuk. Maka jangan pula bebankan kami untuk memperbaikinya,” katanya.

Bukan hanya tangganya saja, lanjut Amas, tapi pondasi tangga ini juga ikut hancur. Kemungkinan membutuhkan baged mahal untuk memperbaikinya.

“Sekali lagi kami mohon kepada pihak terkait, tolong perbaiki tangga ini secepatnya, agar aktifitas jualan kami bisa normal kembali,” cetusnya.

Ia juga sempat menceritakan, bahwa tangga ini sudah menelan korban, pengunjung pernah terperosok jatuh karena tangga ini. Untung saja korban hanya mengalami luka ringan.

“Jika semakin dibiarkan, akan banyak yang dirugikan akibat hal ini. Salah satunya pula, tanah pada tangga yang hancur itu sekarang tergerus air, lama-lama maka toko bisa jadi ambruk,” pungkasnya.(kay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
Close