Pemkab BU Konsen, Salurkan Program Sembako Tepat Sasaran

BENGKULU UTARA, newsikal.com – Pemerintah Bengkulu Utara (BU) begitu konsen dengan program Sembako dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI). Bupati BU, Ir. H. Mian sangat responsif dalam mendukung program ini agar tersalurkan tepat sasaran.

Baginya program ini sangat bermanfaat untuk masyarakat miskin di Bengkulu Utara. Dirinya tidak ingin salah menangani hal ini, sebab ini menyangkut hajat hidup orang banyak.

Ir. H. Mian melalui Kepala Dinas Sosial, Suwanto, mengatakan Pemkab sangat mendukung penuh program ini. Karena, jika tidak ada support dari Pemkab program ini tidak akan berjalan dengan baik.

“Kami ada yang namanya sinergi program. Nah untuk program ini, pemerintah pusat hanya memberikan bantuan berupa program Sembako tapi untuk segala proses baik dana pendampingan, bimtek dan yang lainnya di luar itu didukung Pemkab melalui APBD,” ujarnya.

Suwanto sangat berterima kasih dengan sikap responsif Bupati, dengan itu pendamping memiliki kemampuan yang mampu meminimalisir kesalahan. Hingga program Sembako yang sebelumnya disebut Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Rastra ini bisa tersalur dengan baik.

Suwanto juga menyebutkan, upaya penyaluran tepat sasaran saat ini sudah mulai dilakukan. Pihaknya akan turun melakukan perbaikan data.

“Dalam waktu dekat ini kami akan melakukan road show dalam perbaikan data. Saat ini perbaikan data menggunakan Aplikasi Siks NG 2.3. Dengan aplikasi ini memudahkan untuk memperbarui data kapanpun, baik dari laporan masyarakat dan tinjauan kami sendiri,” ungkapnya.

Disampaikannya, saat ini kuota Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program Sembako ini 19.495. Angka ini turun dari Desember 2019 yakni 19.887 KPM dan bisa saja turun kembali usai dilakukan perbaikan data.

Bantuan pinjaman untuk untuk e-waroeng

Dirinya juga menjelaskan, per-KPM saat ini mendapatkan bantuan senilai Rp 150 ribu yang sebelumnya September-Desember 110 ribu rupiah.

“Alhamdulilah, saat melaunching program ini di Bengkulu Utara beberapa hari lalu, Menteri Sosial RI, Juliari P. Batubara menyampaikan, bahwa nominalnya akan naik jadi Rp 200 ribu mulai Maret hingga Agustus 2020 nanti,” sampainya.

Nominal Rp 200 ribu itu nantinya akan ditransfer ke kartu yang dinamai Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) setiap bulannya. Kartu ini berbentuk kartu ATM yang didukung Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yakni BRI, BNI, BTN dan Mandiri. Nantinya KPM menggesekan kartu tersebut ke mesin EDC yang dipegang 185 agen e-warung yang mewakili di 19 kecamatan.

“Dengan nominal itu nantinnya KPM bisa tukar dengan beras, telur, ikan, daging, sayuran dan buah saja. Tidak ada minyak, sarden atau apapun selain itu,” terang Suwanto.

Ia juga terus mengimbau, untuk para agen e-warung mandiri yang berjumlah 185 orang, agar melayani dengan ramah KPM dan mentaati aturan yang telah ditetapkan dalam penyaluran Program Sembako ini.

Disampaikan Suwanto, dirinya sangat bersyukur Kemensos memiliki program ini. Ia juga menginginkan data ini semakin lama semakin berkurang.

“Kalo berkurang kan artinya kemiskinan di Bengkulu Utara semakin berkurang, pastinya angka kemiskinan juga menurun,” pungkasnya.(kay/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close