Pendampingan WUS Dalam Pencegahan Bumil KEK dan Balita Malnutrisi

BENGKULU, newsikal.com – Kekurangan Energi Kronis (KEK) adalah kekurangan energi yang memiliki dampak buruk terhadap kesehatan ibu dan pertumbuhan perkembangan janin. Ibu hamil dikategorikan KEK jika Lingkar Lengan Atas (LILA) < 23,5 cm. (& Wolfman, 2013).

Masalah kurang gizi pada anak bermula dari kurang gizi saat kehamilan yang mengakibatkan kemampuan kognitif yang rendah, berisiko stunting, serta pada usia dewasa berisiko menderita penyakit kronis. Jika tidak ditangani akan menimbulkan masalah yang lebih besar, bangsa Indonesia dapat mengalami lost generation.

 

 

Prevalensi risiko KEK pada WUS secara nasional tahun 2018 prevalensi risiko KEK pada WUS tidak hamil sebanyak 14,5% dan wanita hamil sebesar 17,3%. Provinsi Bengkulu tahun 2018 prevalensi risiko KEK pada WUS tidak hamil berjumlah 11,1% sedangkan pada Wanita hamil 12,1%.

Kecamatan Semidang Lagan Pada tahun 2016 menempati urutan terendah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kedua di Provinsi Bengkulu.

Seperti yang disampaikan, Ketua pelaksana pengabdian masyarakat Poltekkes Kemenkes Bengkulu, Dr.Tonny Cortis Maigoda, SKM.MA, Provinsi Bengkulu merupakan salah satu provinsi yang menjadi perhatian penting terutama kecamatan Semidang Lagan Kabupaten Bengkulu Tengah. Ibu hamil yang menderita gizi kurang seperti kurang energi kronik mempunyai risiko kesakitan yang lebih besar, maka kurang gizi pada ibu hamil harus dihindari.

 

“Oleh karena itu sangat diperlukannya intervensi bumil KEK dan balita malnutrisi yang diarahkan dalam meningkatkan status kesehatan ibu dan balita melalui distribusi PMT bumil KEK dan balita,” ujarnya.

Data Rencana Kegiatan pembangunan daerah (RKPD) Propinsi Bengkulu menunjukkan terdapat diantaranya adalah alokasi dana untuk program perbaikan gizi masyarakat berupa kegiatan PMT bumil KEK dan PMT balita, distribusi tablet Fe untuk ibu hamil dan remaja dalam pencegahan anemia.

“Sebab itu juga itu sangat diperlukannya intervensi bumil KEK dan balita malnutrisi yang diarahkan dalam meningkatkan status kesehatan ibu dan balita melalui distribusi PMT bumil KEK dan balita”, ujarnya.

Dijelaskana juga, tujuan kegiatan ini untuk memberikan pelatihan kader dan penyegaran kader dalam pencegahan balita malnutrisi, remaja putri anemia, dan bumil KEK di wilayah kecamatan Semidang Lagan Kabupaten Bengkulu Tengah. Metode kegiatan terdiri dari persiapan yaitu survey awal dan pengurusan izin.

Dan juga tahap pelaksanaan pembuatan komitmen dengan pihak terkait, pembuatan modul, pemeriksaan bumil dan balita, serta pemberian PMT dan tablet FE bagi remaja dan pembuatan MPASI untuk balita. Penilaian juga terdapat pada post test yang dilakukan pada remaja dan bumil KEK.

Hasilnya berupa terbentunya komitmen dari Poltekkes Kemenkes Bengkulu, Camat, Puskesmas, Sekolah, PT Kusuma Raya Utama terhadap pendampingan wus dalam pencegahan pencegahan balita malnutrisi, remaja putri anemia dan bumil KEK di wilayah Kecamatan Semidang Lagan Kabupaten Bengkulu Tengah.

“Serta juga meningkatkan pendampingan Wus dalam pencegahan bumil KEK dan Balita Malnutrisi terhadap penanggulangan KEK sekaligus pelatihan kader yang berkomitmen dalam pendampingan pencegahan balita malnutrisi, remaja putri anemia, dan bumil KEK dengan pemberian PMT. Ibu juga diingatkan untuk kontol ulang Antenatal Care sesuai jadwal yang telah dicatat di buku KIA dan untuk rutin mengkonsumsi PMT dan tablet tambah darah yang telah diberikan,” pungkasnya.

Kegiatan monitoring juga dilakukan pelaporan yang diberikan oleh pihak petugas Puskesmas secara online kepada tim dosen Poltekkes Kemenkes Bengkulu secara virtual melalui aplikasi zoom meeting pada tanggal 5 November 2020 untuk melihat tindak lanjut kegiatan pasca pengabdian masyarakat/sustainability.

Pengabmas ini beranggotakan yakni Tonny, Afrina Mizawati, Kusdalinah, Desri Suryani, Rialike dan Mariati.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close