Peringati Bhakti Rimbawan, Kemen LHK Tanam Bunga Kibut dari Bengkulu

JAKARTA, newsikal.com – Hari Bhakti Rimbawan tahun ini memberikan sejarah baru bagi Bengkulu. Pasalnya, salah satu kegiatan peringatan hari Bhakti Rimbawan 2018 ini yang diantaranya Penanaman Bunga kibut (Amorphophallus titanum), Pelepasliaran Burung, dan Pemasangan Barcode Pohon di Arboretum Ir. Lukito Daryadi, MSc. Gedung Manggala Wanabhakti, Jakarta, patut dibanggakan, yakni penanaman bunga Kibut. Bunga Kibut ini berasal dari Hutan di Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Bukit Daun, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu.

Pengambilan jenis tumbuhan dilindungi ini, didasarkan atas Rekomendasi Kepala Pusat Penelitian Biologi LIPI sebagai Scientific Authority sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.02 Tahun 2018 tentang Akses Pada Sumber Daya Genetik Spesies Liar dan Pembagian Keuntungan Atas Pemanfaatannya. Ada 6 umbi bunga Kibut yang ditanam pada kesempatan itu.

Bersama Menteri LHK RI, Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, tanam Bunga Kibut asal Bengkulu pada Hari Bhakti Rimbawan 2018

Dikatakan Menteri LHK RI, Siti Nurbaya, pelestarian terhadap flora dan fauna endemik di Indonesia harus menjadi komitmen bersama, baik oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, LSM dan berbagai pihak lain.

Bunga Kibut dan berbagai jenis tumbuhan dan satwa liar lainnya merupakan sumber daya genetik Indonesia yang sangat penting dan memiliki nilai potensial untuk dikembangkan pemanfaatannya di masa depan. Oleh sebab itu, sumber daya genetik ini harus dijaga keaslian dan kemurniannya sebagai salah satu modal dasar pembangunan nasional.

“Bunga Kibut merupakan salah satu jenis dilindungi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 07 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa. Saat ini terdapat 200 jenis Amorphophallus, 25 jenis diantaranya terdapat di Indonesia dan 17 jenis merupakan endemik Sumatera,” ujarnya.

Plt Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah sangat mensyukuri atas diberikannnya kesempatan kepada Provinsi Bengkulu, untuk berkontribusi dalam kegiatan Penanaman Bunga Kibut dalam memperingati Hari Bhakti Rimbawan 2018. Baginya, selain Amorphophallus titanium yang dilindungi undang-undang, di Bengkulu juga menjadi lokasi tumbuhnya Bunga Rafflesia Arnoldi, sehingga Bengkulu dikenal sebagai Bumi Rafflesia.

“Tentu kami merasa terhormat, bangga dan berterima kasih diberi kesempatan oleh kementerian LHK untuk secara aktif berkontribusi melakukan pelestarian terhadap salah satu sumber genetik yang menjadi kebanggaan Indonesia,” terang Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dalam sambutannya, Kamis (15/03/2018).

Dalam kesempatan ini juga turut hadir Dirjen konservasi SDA dan Ekosisitem Kemen LHK, Winarno, Deputi Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI, Enny Sudarmonowati, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Jonaidi SP beserta beberapa anggota komisi III lainnya, Kadis LHK Provinsi Bengkulu, Agus Priambudi serta Kadis LHK dari Kabupaten Bengkulu Tengah, Bengkulu Selatan, Bengkulu Utara dan Kabupaten Kepahiang.(rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close