Raflesia Foundation Ajak Masyarakat Bengkulu Cintai Sampah

BENGKULU, newsikal.com – Yayasan Raflesia Foundation yang digawangi Joko Dwi Santoso, dan beranggotakan anak-anak muda Bengkulu yang sebagian sedang menempuh pendidikan di luar negeri ini, menggelar aksi mencintai lingkungan dengan membersihkan sampah di area Pantai Panjang dan Sport Center, Jumat (22/6/2018).

Dalam sambutannya, Joko menjelaskan kegiatan ini digagas dalam program Green Life Project, dengan tema “Bengkulu Cinta Sampah”. Hal ini pertama kali dilakukan di Indonesia meski sebelumnya pernah melakukan kegiatan di negara lain seperti penanaman 2000 pohon di Meksiko.

“Kegiatan ini menjadi kegiatan pertama yang kami laksanakan di Indonesia. Kali ini kami bawa program The Green Life Project ini ke Bengkulu dengan mengusung tema ‘Bengkulu Cinta Sampah’,” ungkapnya.

Anggota DPD RI, Riri Damayanti yang ikut mempelopori kegiatan ini mengapresiasi program yang digagasĀ  Raflesia Foundation. Bukan hanya dari aksi tapi lebih kepembentukan karakter masyarakat yang akan semakin mencintai lingkungan.

“Kita perlu bangga karena mereka jauh-jauh sekolah ke luar negeri dan mau kembali ke Bengkulu untuk mengambil sampah. Tentunya mereka membawa program yang sangat bermanfaat, meskipun Bank Sampah di Bengkulu sudah ada tapi sangat perlu digerakkan kembali. Saya tahu persis di Bengkulu banyak sekali gerakan yang berkaitan dengan sampah, tapi ternyata hal itu tidak cukup, kita perlu menanamkan karakter ke dalam manusianya sendiri, kesadaran itulah yang perlu kita tingkatkan,” ujarnya.

Riri mengharapkan, melalui kegiatan ini dapat segera menumbuhkan karakter masyarakat untuk sadar akan sampah, sehingga dapat berimbas kepada peningkatan potensi wisata Bengkulu, khususnya pelaku usaha di sekitar Pantai Panjang.

“Mari sama-sama kita menjaga lingkungan dari sampah, sehingga masyarakat di Kota Bengkulu ini bisa mencintai lingkungan dan meningkatkan potensi wisata yang ada,” cetusnya.

Agus Priambudi selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi BengkuluĀ  yang mewakili Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengutarakan pendapat yang sama dengan Riri, ia mengatakan, bahwa pihaknya berharap keberadaan bank sampah dapat berjalan kembali sehingga dapat meminimalisir keberadaan sampah.

“Di luar sudah menjadi budaya untuk tidak membakar sampah, karena setiap individunya sadar untuk membuang sampah pada tempatnya. Ke depannya kita ingin ada banyak bank sampah, sampah setiap warga akan di nilai sehingga menjadi berharga. Dengan seperti itu, harapannya produksi sampah yang setiap hari yang kita lakukan bisa dimininalisir, apalagi di lokasi wisata seperti ini. Pemerintah akan selalu mendukung kegiatan bermanfaat seperti ini,” katanya.

Acara diawali dengan sesi diskusi lintas komunitas kemudian dilanjutkan dengan aksi memungut sampah di area Pantai Panjang serta ditukarkan dengan kupon yang disediakan oleh panitia. Selanjutnya kupon tersebut akan diundi dengan berbagi hadiah yang sudah disiapkan panitia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close