Seluruh Mahasiswa Baru Poltekkes Kemenkes Harus Berjiwa Bela Negara

BENGKULU, newsikal.com – Poltekkes Kemenkes Bengkulu menginginkan, seluruh mahasiswa baru yang sedang menjalani kegiatan PKKMB harus memiliki jiwa bela negara. Maka itu, bekerja sama dengan Korem 041 Garuda Emas (Gamas) Poltekkes Kemenkes Bengkulu memberikan materi bela negara kepada seluruh mahasiswa baru.

Disampaikan, Bajasrem 041 Gamas, Serda. Agus Susanto, menanamkan jiwa bela negara ini sangat penting. Agar seluruh generasi bangsa ini mempunyai rasa memiliki akan negara tempatnya dibesarkan.

“Peserta PKKMB yang mereupakan mahasiswa baru Poltekkes Kemenkes ini, merupakan penerus dan calon pemimpin bangsa. Karena itu, mereka harus dibekali dengan jiwa brla negara dan jiwa kepemimpinan,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, kegiatan ini juga untuk membentuk karakter mahasiswa, agar tidak terjerumus pada pergaulan yang salah, baik itu narkoba ataupun krimanal lainnya. Mahasisw-mahasiswa ini harus bisa menjadi pemimpin hebat yang mampu membela negara.

Pada materi ini, seluruh mahasiswa baru diajarkan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK), gunanya memunculkan jiwa kepemimpinan pada setiap individu. Tidak hanya itu, mahasiswa juga mengikuti out bound.

“Manfaat out bound sangat banyak, selain silaturahmi juga melatih kebersamaan dan kerja sama tim. Tujuannya ya untuk melatih kesadaran dan kecerdasan mahasiswa,” ujarnya.

Keterkaitan out bound ini dengan bela negara sangat kental, sambungnya, karena untuk membela negara kita memang harus memiliki kecerdasan dan kesadaran hingga menyelesaikannya dengan kerja sama tim.

Diungkapkannya juga, selain out bound, mahasiswa juga dibekali dengan wawasan kebangsaan. Seluruhnya diberi pemahan terkait bangsa dan negara ini bahkan Provinsi Bengkulu ini.

“Mereka juga harus kenal masyarakat Bengkulu itu seperti apa. Mereka juga harus tahu bahwa mereka sangat dibutuhkan dan ikut berjuang apabila negara mengalami kemunduruan,” tuturnya.

Di sisi lain, Direktur Poltekkes Kemenkes Bengkulu, Darwis, SKP, M.Kes, juga menuturkan, pembentukan karakter usaha pembelaan negara penting dilakukan oleh setiap warga negara Indonesia, termasuk mahasiswa baru.

“Karena ini untuk mempertahankan negara dari berbagai ancaman, untuk menjaga keutuhan wilayah negara, merupakan panggilan sejarah serta merupakan kewajiban setiap warga negara,” tuturnya.

Bukan hanya itu, terangnya, jiwa bela negara juga untuk mencegah paham radikalisme yang kita ketahui memang persentasenya cukup tinggi saat ini.

PKKMB hari ini adalah kegiatan yang terakhir, rencananya sore ini akan dilakukan penutupannya sekira pukul 16.00 WIB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close