Seminar Hybrid Magnet Rezeki Ajak Masyarakat Bengkulu Rasakan Keajaiban

BENGKULU, newsikal.com – Seminar Hybrid Magnet Rezeki yang berlangsung serentak di seluruh Indonesia berjalan sukses. Seluruh peserta di seluruh Indonesia bahkan di Bengkulu sangat antusias dengan seminar ini, Sabtu (2/7/2022) di Hotel Amaris.

Dikatakan, Certified Trainer Magnet Rezeki Bengkulu, Elvi Yanuarista, seminar ini membantu peserta dalam memperbaiki kehidupan untuk mereka yang ingin menjadi lebih baik dengan keajaiban. Bahkan perserta akan menjadi seorang yang selalu berpikir positif dalam menghadapi apapun.

Hal itu juga dapat menularkan kepada semua orang terdekat terutama keluarga.

Dalam materinya Elvi menjelaskan bagaimana caranya menjemput rezeki yang dijanjikan dalam Al Quran.

“Rezeki itu seperti hujan yang turun, jadi jangan kita membuat perisai untuk menyambut rezeki dari Allah SWT tersebut. Apa itu perisai, yaitu dosa yang kita buat sendiri,” ucapnya.

Tak sadar, lanjutnya, kita setiap hari membuat dosa, dari dosa kecil bahkan dosa besar. Maka dengan hati yang tulus kita harus membuka perisai tersebut.

“Sebetulnya Allah memberikan rezeki kepada kita itu begitu berlimpah. Nafas pun tak sanggup kita tahan jika Allah ingin memberinya,” ujarnya.

Bahkan, ketika menghadapi persoalan, menyadari semua persoalan hidup datangnya dari dosa kita. Kesadaran akan dosa adalah awal mula keajaiban itu.

“Kalau kita tahu ilmu magnet rezeki, kita akan merasakan keajaiban itu. Hidup merupakan proyeksi, apa yang kita pikirkan itu yang kita proyeksikan,” katanya.

Maka itu, rahasia kekayaan adalah bagaiman kita dapat menguasai kekuatan pikiran.

“Setiap pikiran itu adalah doa,” cetusnya.

Disebutkannya juga, Magnet Rezeki memiliki target yakni 2 juta orang pengamal ilmu Magnet Rezeki di Indonesia.

“Dengan itu, seminar hybrid akan selalu digelar. Kami ingin membuat Indonesia ‘Ajaib’,” pungkasnya.(kai)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button

You cannot copy content of this page

Close