Tata Pantai Panjang, Wawali Enggan Berdebat Soal Wewenang Lagi

BENGKULU, newsikal.com – Pemerintah Kota Bengkulu terlihat cukup geram akan kondisi Pantai Panjang yang gelap gulita dan dinilai semrawut penataannya. Hingga tercetus inisiatif Pemda Kota untuk mengambil alih kelola Pantai Panjang dari Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Benar atau tidak, terlepas dari itu niat Pemerintah Kota patut diapresiasi. Kendati demikian, Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi menyebutkan, tidak usah lagi berdebat siapa yang ingin mengelola, tapi ia mengajak untuk memperindah Pantai Panjang secara bersama-sama.

“Kita tidak lagi mau berdebat siapa yang berwenang. Terbukti sudah setahun status pantai semakin semrawut. Yang malu kita juga. Maka mulai kemarin, Pemkot kembali mengurusi pantai dan menyalakan semua lampu jalan,” ujarnya.

Ia juga mennyampaikan, karena Pantai Panjang adanya di Kota Bengkulu, maka tugas Pemda Kota juga untuk merawatnya.

“Biar publik yang bisa menilai. Pemkot juga akan melakukan langkah-langkah penyadaran kepada masyarakat dan wisatawan,” cetusnya.

Pemkot akan mengubah perilaku masayrakat dengan embentuk Pokdarwis (kelompok sadar wisata) di sepanjang kawasan Pantai Panjang.

Sebelumnya, disampaikan Dedy, pemasangan lampu jalan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah Kota Bengkulu untuk Pantai Panjang. Hal ini demi mewujudkan program Kota Bengkulu terang benderang di tahun 2020.

“Selain itu, ini untuk menghidupkan kembali tempat wisata di Kota Bengkulu, terutama menghidupkan kembali suasana wisata dimalam hari,” ujarnya.

Pemasangan dilakukan di 281 titik lampu mulai dari Pantai Panjang Pasir Putih sampai Kualo Sekarang ini merupakan tanggung jawab pemkot.(kay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close