Tekan Angka Penderita Tuberkolosis, PW Aisyiyah Hadirkan Rumah Singgah

BENGKULU, newsikal.com – Patut diapresiasi, peduli dengan penderita Tuberkolosis Resisten Obat (TB RO), Pimpinan Wilayah Aisiyah Provinsi Bengkulu menghadirkan Rumah Singgah Baitul Hasanah. Rumah Singgah ini sebagai tempat persinggahan dan pendampingan penderita TB RO saat menjalankan penanganan khusus di rumah sakit.

Hadirnya Rumah Singgah Baitul Hasanah ini bentuk realisasi Pimpinan Pusat PWA yang bekerja sama dengan pemerintah, dalam hal ini Dinas Sosial, Pendidikan dan Kesehatan untuk menurunkan angka penderita Turbokolosis. Sejak tahun 2016 PWA diperintahkan mencari penderita TB RO di Provinsi Bengkulu.

Secara tidak langsung, Rumah Singgah ini mendorong penderita Tuberkolosis RO semangat untuk sembuh. Bila penderita Tuberkolosis RO berbondong-bondong berobat, jelas angka penderita penyakit ini akan menurun.

Penandatanganan kerja sama antara PWA Bengkulu dengan RS M. Yunus Bengkulu

Dijelaskan Ketua PWA Provinsi Bengkulu, Hj. Zurnawati CH, PWA sudah mensurvei, ditemukan lebih dari 200 penderita Tuberkolosis yang berada di Kota Bengkulu, Kabupaten Rejang Lebong dan Lebong. Bahkan penderita penyakit ini setiap tahunnya meningkat.

Meningkatnya angka penderita Tuberkolosis ini karena penderita tidak mau berobat. Terang saja, jangka waktu pengobatannya di rumah sakit paling cepat 1 bulan, masalahnya tidak ada tempat singgah di rumah sakit untuk itu.

Apalagi, penderita yang tinggal di luar kota merasa sangat kesulitan. Pengobatannya dilakukan setiap hari, tak mungkin penderita mondar-mandir dari rumah ke rumah sakit karena itu terlalu jauh.

Penderita TB RO rentan sekali menular, tak heran juga jika penderita segan untuk menumpang di tempat keluarga saat menjalankan pengobatan.

“Ini salah satu dakwah Aisyiyah, membantu pemerintah. InsyaAllah niat baik PWA ini menjadi amal jariah bersama,” ujar Zurnawati.

Ia berharap, amanah PWA dalam menjalankan tugas ini berjalan baik dan terus meningkat.

“Bisa saja nanti kami juga akan buka Rumah Singgah di berbagai daerah di Provinsi Bengkulu, bila ini berhasil,” pungkasnya.

Hadir dalam peresmian ini Jumat (18/1/2019) di Jalan Padat Karya, Kota Bengkulu, Direktur Rumah Sakit M. Yunus Bengkulu, dr. Zulki Maulub yang juga sekaligus meresmikan Rumah Singgah Baitul Hasanah ini. Lalu Koodinator SR  Community  TB Care Aisyiyah Bengkulu, Susi Soraya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bengkulu, perwakilan Dinas Sosial dan Kesehatan Provinsi Bengkulu serta pengurus PWA dan dokter yang membantu menangani di rumah singgah ini.

Disampaikan Direktur, dirinya mewakili Pemerintah Provinsi Bengkulu sangat mengapresiasi adanya rumah singgah ini.

“Saya harap, rumah singgah ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Bengkulu terkhusus penderita TB RO,” singkatnya.

Rumah Singgah Baitul Hasanah memiliki fasilitas 2 kamar tidur, ruang tunggu, kamar mandi dan ruang istirahat yang terdapat cahaya matahari. Satu tahun ini, PWA menggratiskan semua biaya rumah singgah ini.(cw3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
Close