Terkait Hibah Eks Gedung STQ Masih Bergulir di Komisi I

BENGKULU, newsikal.com – Proses usulan hibah bekas gedung Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu kepada Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu, selaku pemilik lahan, saat ini masih bergulir di DPRD melalui Komisi 1.

Bahkan proses hibah tersebut, dari Komisi 1 DPRD Provinsi terus tertunda, meski sebelumnya juga sempat dibahas beberapa kali, sehingga belum ada kejelasan aset itu dihibahkan atau tidak kepasa IAIN Bengkulu.

Ketua Komisi I DPRD Provinsi, Sri Rezeki menyampaikan, penundaan pembahasan terkait rancana hibah itu, lantaran sebagian besar anggota Komisi I masih disibukan membahas Ranwal RPJMD Provinsi Bengkulu tahun 2021-2026, sehingga pihaknya akan mengagendakan ulang untuk pembahasannya.

Hal senada diungkapkan Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu, Suimi Fales. Ia mengatakan, seyogyanya keputusan harus segera diberikan, sebab terkait rencana hibah itu, dalam internal Komisi I DPRD Provinsi sendiri, terdapat dinamika kendati secara pribadi dirinya setuju untuk dihibahkan, tetapi yang lainnya tidak diketahui.

“Ada 11 item yang bakal dihibahkan dari Pemprov kepada IAIN, tinggal lagi keputusan setuju atau tidaknya,makanya terkait masalah ini, memang harus segera diputuskan, karena sudah terlalu lama bergulir di Komisi I, dikawatirkan nantinya khalayak ramai berpandangan macam-macam,” kata politisi PKB ini.

Terkait soal rapat surat Gubernur, Wan Sui panggilan akrab Suimi Fales menambahkan, pihaknya sudah beberapa kali menunda pembahasan lantaran harus membahas Ranwal RPJMD, sehingga mau tidak mau harus dijadwalkan ulang lagi.

“Pembahasannya memang terus tertunda dan sampai saat ini saya belum mengkonfirmasi alasannya,” ujar mantan anggota DPRD Kota Bengkulu dua periode ini.(prw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button

You cannot copy content of this page

Close