Terus Berbenah, Bank Bengkulu Penuhi Kebutuhan Masyarakat

HUT Bank Bengkulu ke 48

KOTA BENGKULU, newsikal.com  Bank Bengkulu menginjak usia 48 tahun. Usia ini sudah cukup dewasa untuk Bank Bengkulu terus memenuhi kebutuhan nasabah khususnya masyarakat Bengkulu.

Seperti yang disampaikan Direktur Utama Bank Bengkulu saat merayakan hari ulang tahun Bank Bengkulu ke 48 di aula lantai 7 kantor pusat Bank Bengkulu, Senin (15/4/2019), H. Agusalim, SE, ME. Ia menyampaikan Bank Bengkulu terus berbenah. Dirinya akan terus melakukan perbaikan-perbaikan, baik management, SDM dan produk.

“Kami juga dipercayai untuk melakukan konversi dari konvensional ke syariah. Dan Kami optimis ini bisa terlaksana,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, seluruh pemegang saham sudah menyetujui konversi ini. Tinggal saja, pihaknya sedang memproses hal-hal untuk mewujudkannya.

“Saya harapakan, Bank Bengkulu akan lebih sejuk dan bisnisnya bisa meluas dengan syariat Islam. Semoga keinginan kita ini dapat diwujudkan,” ungkapnya.

Dituturkannya juga, sudah ada contoh Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang berkonversi, seperti Bank Aceh dan NTB. Alhasil, bank-bank itu sukses.

“Bank Bengkulu tinggal mencontoh saja, karena tidak jauh berbeda,” cetusnya.

Tren BPD ke arah syariah memang cukup menjanjikan, selain meraih keberkahan, dengan syariat Islam semua bisnis bisa dijalankan. Beberpa BPD yang juga akan menyusul yakni Sumbar dan Kalsel.

“Maka itu, kepada seluruh jajaran, mari kita lakukan intropeksi dimana yang bagus kita pertahankan dan yang jelek kita buang, yang pasti sinergitas sangat penting, agar kita menjadi tuan rumah di daerah sendiri,” imbaunya kepada seluruh karyawan Bank Bengkulu yang hadir.

Terus Agusalim memberi semangat kepada seluruh jajarannya, “Dudukan semangat untuk memperbaiki kinerja Bank Bengkulu, untuk bisa mewujudkan apa yg diinginkan managemen, agar selalu tangguh dan tumbuh” .(kay/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
Close