Tingginya Harga Tiket Pesawat Pengaruhi Sektor Wisata

SUMATERA BARAT, newsikal.com – Pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Padang (21/2/2019), yang membahas terkait harga tiket yang melambung, Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah mengatakan kenaikan harga tiket maskapai penerbangan ini sangat berpengaruh pada tingkat kunjungan wisata ke daerah. Begitupun pelaku usaha UMKM maupun ekspor sangat berat jika harus mengeluarkan cost melebihi biaya produksi.

“Wapres juga sudah menanggapi keluhan tersebut, dan akan meninjau kembali penerapan tarif pesawat khususnya penerbangan domestik. Sebagai contoh saudara kita di Aceh, harus menempuh Aceh – Kuala Lumpur – Jakarta demi mendapat tiket murah, sedangkan tiket Aceh langsung ke Jakarta masih sangat mahal,” tuturnya.

Rohidin juga mengungkapkan Bengkulu memiliki wilayah yang sangat luas, dimana 43 persen merupakan wilayah hutan lindung. Maka itu dirinya berharap, Provinsi Bengkulu yang memliki kawasan hutan lindung yang cukup luas mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah pusat.

“Menurut saya argumennya sangat logis, karena Provinsi kita harus mempertahankan kawasan hutan yang demikian luas, dan yang butuh keselamatan bukan hanya masyarakat Bengkulu, tapi Indonesia bahkan dunia,” pungkas Rohidin.

Pada Rakernas APPSI di Padang, Sumatera Barat ini juga dilakukan serah terima jabatan Ketua Umum APPSI antara Gubernur Jawa Timur Soekarwo ke Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola yang akan menjabat Ketua Umum APPSI hingga masa jabatan Gubernur usai.(kay/rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
Close