Tingkatkan Kapasitas, Agar ASN Jadi Abdi Negara Kelas Dunia

BENGKULU, newsikal.com – Memenuhi kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) Aparat Sipil Negara (ASN) berkualitas, menurut Sekda Provinsi Bengkulu Nopian Andusti dibutuhkan 2 pendekatan yang harus dilakukan. Pertama pendekatan Mikrofil Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) serta melalui pendekatan pemerintah daerah sesuai dengan ketentuan perkembangan tuntutan publik dengan pendidikan dan pelatihan.

Disisi lain menurut Sekda Provinsi Bengkulu, Nopian Andusti, dengan semakin berkembangnya teknologi saat ini, Rakor dan Sinkronisasi menjadi wadah yang tepat meningkatkan kapasitas ASN Bengkulu. Sehingga ASN Bengkulu bisa menjadi Abdi Negara yang berkelas dunia.

“Bagi yang tidak siap untuk menghadapi perubahan mereka pasti akan tergilas, karena mereka tidak bisa bekerja dan yang lain mengerjakannya. Seharusnya kita harus terus belajar dan pola pikir kita harus diubah,” jelas Sekda Provinsi Bengkulu Nopian Andusti, usai membuka Rapat Koordinasi (Rakor) dan Sinkronisasi Program Badan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bengkulu, di ruang pertemuan salah satu Hotel di Kota Bengkulu, Kamis (05/04/2018).

Lanjut Nopian, selain dengan 2 pendekatan yang selama ini dilaksanakan BPSDM, ASN bersangkutan juga diharapkan mengubah pola pikir. Yaitu dari cara berfikir atas kebiasaan menunggu perintah menjadi pola pikir untuk berinovasi.

“Jangan hanya berfikir yang dulu seperti ini tidak apa-apa, karena dunia sudah berubah. Jadi ASN ini harus ASN yang berkelas dunia, ASN yang siap menghadapi perubahan teknologi dan informasi,” katanya.

Menurut Plt Kepala BPSDM Provinsi Bengkulu, Fevri Herlina, Rakor dan sinkronisasi Program BPSDM Provinsi Bengkulu ini bertujuan mensinergikan program-program antara BPSDM Provinsi Bengkulu dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Daerah (BKPD) kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu.

“Ini untuk mensinergikan program-program dari kita sama dengan kabupaten/kota, sehingga diklat-diklat antar daerah bisa lebih baik,” terangnya.

Selain itu tambah Fevri Herlina, Rakor dan sinkronisasi tingkat provinsi ini juga sebagai persiapan mengikuti Rakor dan sinkornisasi BPSDM tingkat nasional, yang rencananya akan dilaksanakan pada akhir April 2018 dan dipusatkan di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close