Wakil Gubernur Bengkulu Kunjungi PT Pelindo II Bengkulu

BENGKULU, newsikal.com – Wakil Gubernur Bengkulu, H. Rosjonsyah mengunjungi PT Pelindo II Bengkulu, kedatangannya sebagai tindak lanjut MoU antara Perusahaan Daerah (PD) Bimex Bengkulu dengan PT. Pelabuhan Tanjung Priok terkait kerja sama pengoperasian pada jasa kepelabuhanan (12/2/2021).

PD Bimex diminta untuk memanfaatkan pengoperasian jembatan timbang dan pengoperasian fasilitas pelabuhan. Agar stabilitas harga komoditas hasil perkebunan terjaga.

“Kita ingin BUMD mampu berkontribusi apalagi dari sisi menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) lewat pemanfaatan jembatan timbang di kawasan Pelindo II yang sangat potensial. Untuk itu, kita kerjasamakan dengan PT. Pelindo II yang merupakan mitra pemerintah,” ujar Rosjonsyah.

Tidak hanya itu, ia juga ingin PD Bimex dapat mengelola hasil bumi masyarakat Bengkulu agar dapat diekspor sesuai kebutuhan pasar, sehingga akan berdampak pada kesejahteraan petani nantinya.

“Kita upayakan semua hasil bumi dari masyarakat di Bengkulu, dapat ditampung dan disalurkan (ekspor) lewat pelabuhan Pulau Baai. Contohnya mulai dari CPO, Pala, pinang, kulit manggis, cengkeh, sawit, hingga Kopi Bengkulu dan nanti pasti harganya akan melonjak, sehingga petani dapat sejahtera,” tambahnya.

Di sisi lain Deputi General Manajer Komersil PT Pelindo II Cabang Bengkulu menyambut baik apa yang menjadi buah pemikiran Pemprov. Ia juga menjelaskan bahkan ini merupakan upaya bersama untuk menuju rencana awal yaitu pengusulan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

“Untuk itu sebagai langkah awal tahapan, kami berencana membentuk kawasan industri pada lahan yang sudah disiapkan Pelindo sekitar 75 hektar,” sampainya.

Apalagi sebelumnya juga telah dilakukan Penandatangan Perjanjian Kerja sama antara PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) Bengkulu dengan PT. Agro Mega Perkasa terkait pemanfaatan lahan di Pelabuhan Pulai Baai untuk Pengolahan Karnel.

“AMP sudah mengajukan pemanfaatan lahan seluas 6 hektare, kemudian PD. Bimex juga telah mengajukan, Pelindo siap menyediakan 5 hektar, dan ada juga PTPN serta disediakan 5 hektar lagi untuk dibangun sentra kuliner sesuai usul Wakil Gubernur tadi,” tutupnya.(prw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Back to top button
Close