Masyarakat Waspadai Beredarnya Uang Palsu

BENGKULU, newsikal.com – Menyikapi tertangkapnya pelaku pengedar uang palsu beberapa waktu lalu, Satreskrim Polres Bengkulu mensinyalir uang palsu yang disebar pelaku masih tersebar di tengah-tengah masyarakat. Untuk itu Kapolres Bengkulu AKBP Andi Dady, S.I.K melalui Kasat Reskrim Polres Bengkulu AKP Welliwanto Malau, S.I.K.,M.H, mengimbau kepada masyarakat untuk selalu hati hati dan waspada terhadap tindak kejahatan pemalsuan uang dengan mengetahui ciri-ciri uang asli. melalui laman instagram @Polda_Bengkulu ia menekankan setelah bertransaksi untuk mengecek keaslian uang dengan cara 3D.

“D pertama dilihat ada angka yang dapat berubah warna. tulisan/warna jelas dan tidak pudar. D kedua diraba uang asli memiliki tekstur yang kasar pada gambar utama, lambang negara, angka nominal, huruf terbilang, frasa NKRI dan tulisan BI. serta D yang terakhir ada gambar pahlawan, ornamen dan logo BI jika uang asli diterawang ke arah cahaya,” imbaunya.

Ditambahkan Kasat Reksrim apabila menemukan langsung uang palsu untuk segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian terdekat.

Sebelumnya Sat Reskrim Polres Bengkulu melakukan penangkapan Pelaku Pengedaran Uang Palsu berjumlah dua orang yakni BY (32) warga Jl.Merapi, Kel.Kebun Tebeng, Kec.Ratu Agung Kota Bengkulu dan ZA (46) domisili KTP kota Serang, Banten. Saat melakukan penggeledahan terhadap ZA, Petugas berhasil menemukan uang palsu sebanyak 600 Ribu rupiah dan 2 Linting Ganja.

Team Opsnal Macan Gading langsung membawa kedua pelaku ke polres bengkulu untuk dilakukan penyelidikan serta berkordinasi ke Sat Narkoba Polres Bengkulu untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut. Bersama dengan pelaku petugas juga mengamankan barang bukti iang palsu sebanyak Rp.1.400.000 ( Satu juta Empat Ratus), 1 ( satu ) unit Hp, dan 2 ( dua ) Linting Ganja.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button

You cannot copy content of this page

Close