Pesan Plt Gubernur untuk Generasi Hebat di Provinsi Bengkulu

BENGKULU, newsikal.com – Pada pembukaan cerdas cermat 4 Pilar kebangsaan tingkat SLTA se-Provinsi Bengkulu, Selasa (8/5/2018) di Hotel Madelin, Plt Gubernur Bengkulu, Dr. H. Rohidin Mersyah, banyak berpesan untuk generasi hebat di Provinsi Bengkulu. Selain menyebutkan, kegiatan ini sangat positif dalam upaya menanamkan nilai 4 pilar sebagai perekat kesatuan, ada hal lain yang disampaikannya.

Dikatakannya, 4 pilar adalah nilai dasar bagi kedaulatan dan bahkan nilai itu sangat bersejarah. Simbol kedaulatan itu dengan berkibarnya bendera suatu negara.

“Bengkulu sangat berperan besar dalam kedaulatan, karena bendera merah putih yang pertama kali dikibarkan itu dijahit di Bengkulu oleh Ibu Fatmawati yang lahir di Bengkulu,” ungkapnya.

Lalu ia juga menyampaikan, peserta jangan hanya melatih kecerdasan tetapi juga mempertajam kecermatan. Karena itu sama-sama penting untuk menjadi generasi yang hebat.

Selain itu, lanjutnya, dirinya meminta kepada peserta bahkan seluruh generasi di Provinsi Bengkulu untuk tidak menyerah dalam menghadapi tantangan. Karena, tantangan ada dimana-mana bahkan sudah ada sejak dulu.

Tetapi, tantangan yang dulu dengan sekarang jelas sudah sangat jauh berbeda. Diceritakannya, dulu menempuh pendidikan itu sangat sulit tapi mendapat pekerjaan lebih mudah.

“Generasi dahulu, dalam menempuh pendidikan sangat miris sekali, bahkan sampai berjalan kaki dengan jarak yang jauh. Tapi itu tidak banyak yang melakukan dan akhirnya hanya beberapa juga yang sukses,” tuturnya.

Maka itu, sambungnya, di zaman ini itu terbalik. Sekarang mencari pekerjaan yang susah padahal menempuh pendidikan sudah sangat mudah, apalagi berprestasi.

“Dengan itu saya tekankan, untuk jangan menyerah menghadapi tantangan. Orang yang menang adalah orang yang bisa mengalahkan permasalahan dan mengambil peluang dengan cermat. Yang sanggup untuk kreatif dan berinovasi itu yang akan berhasil,” sampainya.

Apalagi di era digital ini, kebutuhan utama generasi sekarang yakni baterai dan wifi. Diungkapkannya, hanya segelintir orang yang memanfaatkan teknologi untuk kegiatan positif.

“Nah itulah tantangan. Kesempatan dan tantangan itu datang berbeda, jadi sebagai generasi terpilih gunakan teknologi itu dengan baik,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button

You cannot copy content of this page

Close