Jelang Ramadan dan Pilwakot, Polda Bengkulu Ingin Suasana Tetap Kondusif

BENGKULU, newsikal.com – Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol. Coki Manurung mengatakan, Bengkulu harus tetap kondusif, baik di bulan ramadan bahkan menghadapi pilkada serentak 2018 dan pilpres 2019. Hal ini disampaikannya pada Rapat Kordinasi Lintas Sektoral, dalam rangka pengamanan bulan ramadan dan hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah.

Disampaikannya, masyarakat Bengkulu harus kompak dan tidak mudah terpecah belah oleh kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab.

“Masyarakat Bengkulu harus solid dalam rangka menjaga Bengkulu yang kita cintai ini. Ciptakan situasi yang kondusif agar kita tidak terpecah oleh kelompok-kelompok tertentu, dimana kita akan menghadapi pilwakot 2018, pileg dan pilpres 2019,” ujarnya.

Dirinya juga berterima kasih kepada Plt. Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, karena jalan sudah banyak yang diperbaiki.

“Kami mengharapkan¬†sebelum operasi ketupat, jalan-jalan harus sudah selesai agar masyarakat nyaman dalam melakukan perjalanan. Perampokan, jambret harus kita waspadai, setiap kantor harus ada penjagaan menjelang libur. Jadi aset negara harus dijaga. Provinsi Bengkulu harus aman dan terkendali, agar petani yang menjual hasil panennya enak, tidak ada rasa ketakutan yang mencekam,” ungkapnya.

Sedangkan, Plt Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah yang juga sekaligus membuka rapat tersebut menyampaikan, menjelang ramadan ini dirinya dihadapkan dengan beberapa hal yang harus diselesaikan.

“Diantaranya, Dinas PUPR yang saya perintahkan untuk menyelesaikan persoalan jalan secepatnya, pos-pos keamanan harus bersinergi dengan posko layanan kesehatan, Dinas Kominfo harus sigap dalam memberikan informasi kepada masyarakat dan peningkatan kesiap siagaan. Mohon kepada rektor-rektor, himbaukan kepada mahasiswa yang pulang kampung, apabila ada kecurigaan harus segera melapor. Tak kalah penting juga adalah peran media, yang sangat berpengaruh memberikan rasa aman kepada masyarakat dan memberikan informasi yang berimbang,” tuturnya.

Diungkapkannya juga, masyarakat telah diresahkan dengan radikalisme yang berkembang saat ini bahkan juga adanya terorisme. Ia ingin agar mahasiswa yang mudik ke daerah harus melapor setiap hal yang mencurigakan.

Selain itu, ia juga menginginkan, Pilwakot harus berjalan baik, seperti yang sebelum-sebelumnya. Jangan sampai satu-satunya pilwakot 2018 di Kota Bengkulu tidak berjalan dengan baik.

“Kepada Dinas Dukcapil juga harus memastikan, masyarakat harus sudah mendapat KTP, jangan sampai, nantinya masyarakat tidak mendapat hak pilih,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
Close