Demi Pemerataan Pembangunan, BPD HIPMI Bengkulu Dukung Penuh Pemindahan IKN ke Kaltim

BENGKULU, newsikal.com – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Bengkulu mendukung secara penuh pemindahan Ibu Kota Negara (IKN), yakni Nusantara yang akan berada di Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya berada di antara Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara seperti yang telah diwacanakan oleh Pemerintah Pusat. Hal ini disampaikan Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Bengkulu Undang Sumbaga (23/1/2022).

Disampaikannya, ini sebagai bentuk dukungan penuh dari BPD HIPMI Bengkulu yang memang instruksi dari Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI melalui Ketua Umum (Ketum) Mardani H Maming agar HIPMI mendukung percepatan pemindahan IKN Nusantara.

“BPD HIPMI Bengkulu mendukung secara penuh pemindahan IKN ke Kalimantan, itu sesuai rahan dari BPP Ketum Maming,” ujarnya.

Dirinya menyebutkan, bukan tampa alasan BPD HIPMI dan BPP HIPMI mendukung penuh pemindahan IKN ini. Bagi HIPMI, ini akan berdampak terhadap percepatan pemerataan pembangunan terutama di daerah yang sudah ditunjuk untuk menjadi lokasi IKN baru.

“Kami melihat ke depan, akan terjadi pemerataan pembangunan secara cepat di seluruah wilayah Indonesia, jika IKN pindah ke Kalimantan Timur,” terang Undang.

Hal ini senada dengan apa yang selalu digaumkan oleh Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Mardani H. Maming, saat mengusung sejumlah misi besar dalam kepemimpinannya. Salah satunya, ia berambisi untuk mewujudkan kader HIPMI, ke depan bisa mengubah pola pikir dalam pengelolaan sumber daya alam (SDA) menjadi industrialisasi dan melakukan kontribusi pada era digitalisasi industri 4.0 dalam menyambut ibu kota negara (IKN) di Kalimantan Timur.

Dikatanya juga, HIPMI berkomitmen menjadi garda terdepan dalam membangun negeri, mengoptimalisasi pengelolaan SDA, mendorong inovasi dan mengutamakan industrialisasi untuk menjadikan bangsa Indonesia sebagai bangsa pemenang.

Bahkan HIPMI juga terus mendorong pertumbuhan dan perkembangan industri di Kalimantan Timur, khususnya yang berbasis SDA lokal sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mengembangkan perekonomian provinsi yang relatif masih muda itu, namun sangat kaya akan berbagai SDA.

“Menurut saya, Kalimantan Timur merupakan provinsi yang potensial, baik dilihat dari ketersediaan SDA-nya maupun dari letak geografisnya yang strategis. Kami berharap, lokasi ini dapat menjadi landasan untuk pengembangan berbagai industri, khususnya industri yang berbasis SDA di Kalimantan Timur,” tutup Mardani H Maming.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
Close