Gubernur Minta, Pilkada 2020 Masyarakat Jangan Terprovokasi Isu Pemecah Bela

BENGKULU, newsikal.com – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah berharap kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi terkait isu-isu yang dapat pemecah belah dan tidak bertanggung jawab pada momentum Pemilihan Kepala Daerah baik di tingkat kabupaten maupun provinsi yang akan berlangsung tahun 2020 ini.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Rohidin saat menggelar silaturahmi bersama masyarakat lintas suku/ etnis di Kabupaten Rejang Lebong, 12/01.

“Ini harus menjadi perhatian bersama khususnya bagi masyarakat. Jangan mudah terpengaruh apalagi terprovokasi dengan informasi menyesatkan. Jangan mau terpecah belah hanya karena mendukung salah satu pasangan calon,” terang Gubernur Bengkulu kesepuluh ini.

Hal yang terpenting menurut Gubernur Rohidin adalah bagaimana menjadikan pesta demokrasi tersebut sebagai ajang menentukan pemimpin yang benar-benar mampu memajukan daerah yang kita cintai selama 5 tahun kedepan.

Terkait kunjungan kerja dan silaturahmi yang dilakukannya ke daerah-daerah 10 kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu ini adalah sebagai langkah untuk memastikan kondisi pembangunan infrastruktur dasar sudah dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.

Disamping itu juga, tambah mantan wakil bupati Bengkulu Selatan ini, sebagai upaya mendapatkan masukan dari masyarakat bahkan nasehat dari berbagai kalangan dan tokoh masyarakat, terkait pembangunan daerah serta pembangunan SDM-nya.

“Saya ingin pastikan seperti di kawasan PUT dan sekitarnya sudah puluhan tahun tidak dibangun, dari Simpang 3 Beringin arah Bengko dulu jalannya susah, sekarang sudah mulai lancar dilalui masyarakat,” imbuhnya.

Sementara menurut salah seorang Tokoh Masyarakat Jawa Rejang Rudi Sopian, dengan perkembangan pembangunan dari berbagai sektor seperti infrastruktur jalan, pengembangan komoditas unggulan saat ini mulai dirasakan dampak ekonominya bagi masyarakat Rejang Lebong.

“Dampak pembangunan saat ini telah kami rasakan, harapan kami kedepan pembangunan ini bisa berlanjut dan Bengkulu bisa semakin maju dan berkembang,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan warga Desa Belitar Muka Sugianto. Menurutnya terkait dengan pengembangan komoditas unggulan seperti Kopi Bengkulu, memang saat ini semakin dikenal oleh masyarakat luas hingga manca negara. Sehingga ke depan perlu ditingkatkan lagi. Termasuk persolan harga kopi yang cenderung fluktuatif tiap tahunnya.

“Mengenai petani kopi sebenarnya harga itu belum seimbang dengan harga komoditas lainnya. Jadi mohon harga itu diupayakan agar bisa naik,” jelasnya.

Untuk diketahui, kunjungan kerja Gubernur Rohidin ke Kabupaten Rejang Lebong ini salah satunya adalah silaturahmi bersama dengan Tokoh Masyarakat Jawa di Desa Rimbo Recap Kecamatan Curup Selatan dan Alumni PGAN Curup di MAN 1 Rejang Lebong, Kelurahan Talang Rimbo Baru Kecamatan Curup Tengah.

Kemudian dilanjutkan dengan Istiqosah Bersama Masyarakat di Desa Belitar Seberang Kecamatan Sindang Kelingi dan diakhiri dengan silaturahmi dengan Forum Mandan Lamo di Desa Duku Ulu Kecamatan Curup Timur.

Sebelumnya, lulusan terbaik UGM ini juga meninjau Pasar Atas Curup. Kehadiran Rohidin di pusat jual beli masyarakat ini mendapat sambutan positif dan hangat, baik dari pedagang maupun pembeli.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close