Hadiah Uang Rp 1 Juta dari Camat Selebar Belum ada yang Ambil

BENGKULU,  newsikal.com – Camat Selebar, Sehmi masih menunggu warga yang berhasil merekam video aksi buang sampah sembarangan di wilayah Kecamatan Selebar. Sebab ia telah menyiapkan hadiah uang tunai Rp 1 juta untuk orang yang berani memvideokan warga yang buang sampah sembarangan.

Hingga Senin (1/2/2021) Sehmi mengatakan belum ada warga yang menyerahkan video buang sampah sembarangan untuk mengambil hadiah Rp 1 juta yang telah dijanjikan. Artinya, sejak ia menyampaikan pengumuman perihal hadiah uang Rp 1 juta itu, warga tidak berani lagi buang sampah sembarangan karena takut ada yang memvideokan.

“Saya sampaikan terima kasih kepada warga, sampai saat ini uang saya belum berkurang. Padahal sudah saya siapkan. Artinya sejauh ini tidak ada pelanggaran. Entah karena masyarakat telah timbul kesadarannya atau karena mereka takut. Yang jelas saya perhatikan tidak ada lagi sampah menumpuk di pinnggir jalan,” kata Sehmi.

Bahkan Sehmi sempat meninjau ke beberapa titik sampai ke pantai panjang, sejak viralnya video Ibu-ibu yang membuang sampah di pantai dan diberi sanksi oleh wakil walikota, kini pantai panjang sudah bersih dari sampah.

“Saya perhatikan sampai ke pantai panjang, sudah lebih bersih dari sebelumnya. Tidak ada sampah termasuk di Kelurahan Hibrida Ujung, Sukarami dan Pekan Sabtu. Yang melaporkan juga tidak ada, mudah-mudahan tidak ada lagi yang membuang sampah sembarangan. Artinya kesadaran masyarakat mulai bangkit,” ujar Sehmi.

Sehmi mengimbau kepada masyarakat khususnya warga Kota Bengkulu yang berada di Kecamatan Selebar agar berlangganan kepada pemungut sampah.

“Sebenarnya masyarakat kalau malas membuang sampah, terutama rumah tangga, kalau bisa berlangganan saja kepada yang mengambil sampah di setiap RT. Paling cuma bayar Rp 10 ribu sebulan,” demikian Sehmi. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
Close