Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik 2022

Bengkulu,newsikal.com-Penyerahan Anugerah Keterbukaan Informasi Badan Publik se Provinsi Bengkulu Tahun 2022, Senin (26/12/2022), Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Hamka Sabri harapkan ke depannya semua OPD baik dilingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu, Instansi Vertikal juga Kabupaten/Kota dapat meraih tertinggi yakni Predikat Informatif.

“Selamat kepada bapak ibu pimpinan OPD di Pemprov Bengkulu, juga instansi vertikal, kabupaten/kota yang mendapat penghargaan hari ini, yang sudah mendapatkan anugerah informatif harus bertahan, tidak boleh turun misalkan dari predikat informatif lalu turun, kita berharap tahun depan seluruh OPD dan Instansi Vertikal semuanya berbaris bersama menerima penghargaan ini,” minta Hamka Sabri.

Anugerah ini merupakan agenda tahunan Komisi Informasi Provinsi Bengkulu, di mana ada 3 predikat yang diberikan yakni Predikat, Cukup Informatif, Predikat menuju Informatif dan Predikat informatif. Adapun pemberian predikat ini telah melalui 4 tahapan penjurian yang dilakukan dari bulan Oktober 2022 hingga Desember 2022.

“Keterbukaan informasi ini merupakan sebuah tuntutan masyarakat terlebih lagi terhadap pelayanan publik, dengan adanya keterbukaan informasi publik ini kan perbaikan juga untuk pemerintah daerah untuk memperbaiki kinerja yang dilakukan,” jelas Hamka.

Sementara itu Ketua Komisi Informasi Provinsi Bengkulu Hidi Christoper menuturkan ada beberapa perbedaan penilaian dibandingkan dengan tahun yang lalu, juga beberapa OPD yang sebelumnya meraih menuju Informatif sekarang menjadi informatif.

Christoper menambahkan setiap tahunnya terus dilakukan evaluasi sesuai dengan tahapan – tahapan yang dilakukan sesuai dengan undang-undang no 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi.

“Kita berharap masing-masing OPD untuk pro aktif terkait dengan keterbukaan informasi ini, semakin aktif OPD memberikan pelayanan publik kepada masyarakat maka keterbukaan informasi akan semakin baik di provinsi Bengkulu. Sebab indikator kemajuan daerah salah satunya adalah keterbukaan informasi yang mana semakin terbukanya suatu daerah, maka semakin kecil peluang tindak korupsi,” papar Christoper.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button