Perbaiki Kawasan Kota Tua, Nuzuludin: Belum Ada kejelasan Dari Pemkot Untuk Melakukan Perbaikan

BENGKULU, newsikal.com – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan ┬áDaerah (DPRD) Kota Bengkulu Nuzuludin mengatakan bahwa pihaknya pihaknya belum mendapatkan kejelasan terkait rencana perbaikan yang dilakukan Pemerintah Kota Bengkulu.

Dikatakannya, pihaknya saat ini mendorong Pemkot untuk berkoordinasi dengan pihak berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sumatera terkait anggaran dana perbaikan dari pusat.

“Saat ini kita sudah menyiapkan anggaran untuk melakukan perbaikan kawasan kota tua jika nantinya dibutuhkan dana dari APBD,” kata Nuzuludin, Rabu(5/7/23,)

Lebih lanjut ia sampaikan, Pemkot Bengkulu harus memastikan terkait kajian hukumnya terikat robohnya bangunan kota tua tersebut.

“Ini benar-benar dipastikan terlebih dahulu apakah ada indikasi pelanggaran hukumnya atau tidak. Biar proses penganggaran dapat berjalan,” ucapnya.

Sebelumnya, Kabag Ops Polresta Bengkulu, Kompol Jufri menyebutkan, pihaknya telah melakukan proses penyelidikan dengan pengumpulan data dan bukti-bukti terhadap dampak dan akibat robohnya infrastruktur bangunan ‘Kota Tuo’.

” Penyelidikan masih tetap berjalan, apakah ada faktor kelalaian atau yang lainnya. Untuk kerugian negara saat ini masih kami dalami,” ucapnya.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Bengkulu telah melakukan rapat bersama dengan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Bengkulu dan akan mengusulkan perbaikan bangunan yang roboh ke pemerintah pusat melalui dana pergeseran Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Diketahui Pemerintah Kota Bengkulu menganggarkan dana sebesar Rp35 miliar untuk melanjutkan pembangunan wisata Kota Tuo tahap kedua. untuk membangun sekitar aliran sungai, melakukan merevitalisasi Masjid Tua Pasar Bengkulu dan merevitalisasi rumah-rumah panggung Bengkulu.(adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button

You cannot copy content of this page