Pertanyakan Kasus PUPR, ACW Dan Ormas Nusantara Institut Surati Kejati Bengkulu

BENGKULU, newsikal.com – Guna mempertanyakan kasus yang tengah ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Bengkulu terhadap dana pemeliharaan rutin jalan Provinsi Bengkulu oleh PUPR Provinsi Bengkulu tahun 2019 Lembaga Andalas Coruption Watch (ACW) bersama ormas Nusantara Institut surati Kejati Bengkulu.

Ketua Umum ACW, Suli Hasan mengatakan bahwa tujuan mereka menyurati Kejati adalah berdasarkan permintaan serta desakan dari masyarakat yang secara tidak langsung telah dilibatkan pada kasus tersebut.

“Intinya kami ingin tranparansi aparat penegak hukum terkait kasus yang mereka tangani, kemaren sempat heboh kenapa sekarang kok adem-adem aja,”Kata pria yang akrab disapa Dang Suli ini kepada newsikal.com

Dang Suli juga mengatakan bahwa mereka sebagai lembaga dan Ormas akan melakukan kontrol mereka terkait perjalanan kasus tersebut hingga keadilan ditegakkan.

“Kali ini kita berkolaborasi dengan Ormas Nusantara Institut, kalau melalui surat juga menemukan jalan buntu maka kami kemungkinan akan turun kejalan bersama masyarakat yang secara tidak langsung telah dilibatkan dan dirugikan,”jelas Dang Suli.

Ia juga mengatakan bahwa akhir tahun 2020 lalu tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Bengkulu telah memintai keterangan 5 dari 10 orang Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu. (D12)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close