Resmi di Buka, Pabrik Kopi Bengkulu Produksi 6000 Ton Perbulan

BENGKULU TENGAH,newsikal.com -Bukanya PT. Citra Kopi Bengkulu di Kabupaten Bengkulu Tengah, membuat produksi kopi di Provinsi Bengkulu menjadi pesaing baru bagi pengusaha kopi di Indonesia.

Bertempat di Desa Taba Pasma, Bengkulu Tengah (Benteng), pabrik yang di komandoi direktur, Bebby Husy tersebut mampu memproduksi 6000 ton kopi Bengkulu dengan rincian produksi 200 ton per hari.

“Dengan adanya pabrik ini, otomatis kita dapat menampung biji kopi dari para petani. Dan tentunya ini suatu kabar baik bagi kita semua terkhusus bagi para petani di Provinsi ini,” ujar Bebby diselah – selah peresmian Pabrik Kopi PT. Citra Kopi Bengkulu, Kamis (13/12/2018).

Sementara itu dengan dibukanya pabrik Kopi di Provinsi Bengkulu, Gubernur Bengkulu Dr.drh.H. Rohidin Mersyah, MMA berharap Provinsi ini menjadi salah satu provinsi yang mampu mengekspor kopi dengan skala besar.

Direktur PT.Citra Kopi Bengkulu, Bebby Husy Perlihatkan Cara Pengelolaan Kopi di Pabrik Tersebut

“Bercerita tentang kopi, Bengkulu memiliki komunitas kopi unggulan, bahkan  sekian ribu warga Bengkulu sudah mengelola perkebunan kopi yang memang merupakan usaha turun menurun,” terang Rohidin.

Dengan demikian kata Rohidin, Bengkulu berkemungkinan akan menjadi salah satu produsen kopi yang perlu diperhitungkan.

“Makanya saya berharap untuk para petani di Provinsi kiranya untuk lebih giat lagi menghasilkan produk kopi unggulan dan bermutu. Supaya kedepan kopi Bengkulu mampu menembus pasaran hingga mancanegara,” tegasnya.

Terpisah Bupati Bengkulu Tengah Dr. H. Ferry Ramli, SH, MH mengaku, dengan adanya pabrik Kopi di Kabupaten tersebut, jumlah pengangguran di Provinsi Bengkulu, terutama Bengkulu Tengah akan semakin berkurang.

“Ini luar biasa, saya salut kepada pak Bebby, semoga degan adanya pabrik kopi di provinsi Bengkulu tenaga kerja di Benteng dapat diserap,” pungkas Ferry. (beny)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button
Close