Kapolda Bengkulu Bersama Gubernur Bengkulu Serahkan 2000 Pcs APD

Kapolda Bengkulu Irjen Pol Drs. Supratman, M.H., bersama Gubernur Bengkulu DR. Rohidin Mersyah dan Danrem 041 Gamas Kolonel Inf Dwi Wahyudi S.AN.,M.M menyerahkan sebanyak 2000 pcs AlatPelindung Diri ( APD )  dari pemerintah pusat yang diperuntukkan kepada ke Rumah sakitRujukan penanganan Virus covid – 19 Provinsi Bengkulu.

Penyerahan tersebut dilaksanakan hari ini ( 28/03/20 ) di selasar Mapolda Bengkulu yang disaksikan unsur Forkopimda Provinsi Bengkulu dan Muspida Kota Bengkulu. Adapun perwakilan Rumah Sakit rujukan yang menerima bantuan APD tersebut diantaranya RS. HD Kota Bengkulu pcs yang diterima langsung oleh Sekda Kota Marjon M.Pd., RS. Bhayangkara sebanyak diterima oleh Karumkit Kompol Aminudin, serta RS. DKT yang masing – masing mendapatkan sebanyak 100 PCS APD.

Ketika diwawancarai, Kapolda Bengkulu menyampaikan bahwa hal ini merupakan salah bentuk wujud mengantisipasi virus Covid – 19, Dirinya juga mengharapkan agar saat situasi seperti ini untuk tidak mengeluarkan statment yang macam – macam sehingga akan menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.

” Mari kita bersama – sama sebagai warga yang baik untuk mendukung supaya virus yang mewabah ini dapat diantisipasi. ” Kata Kapolda Bengkulu.

Dikatakan oleh Kapolda Bengkulu, bahwa sampai saat ini dirinya bersama dengan Gubernur Bengkulu serta unsur Forkopimda Provinsi Bengkulu telah melakukan upaya untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid -19 dengan memantau perbatasan – perbatasan.

” Kemarin kita cek posko terpadu, Posko terpadu ada disemua perbatasan. Intinya kita lakukan penyekatan, semua kendaraan dan penumpang yang akan masuk Bengkulu tanpa terkecuali kita periksa, kita turunkan kita periksa satu persatu dan kita data. Apabila ada penumpang yang berasal dari zona merah kita masukkan kedalam ODP. ” Kata Kapolda Bengkulu.

Kapolda Bengkulu juga menyampaikan selain melakukan pendataan dan pemeriksaan dirinya pihaknya juga melakukan himbauan kepada penumpang tersebut untuk mengikuti instruksi pemerintah dengan melakukan berdiam diri selama 14 Hari. Serta meneruskan data ODP temuan tersebut ke RT/RW dan Dinkes.

“Tolong jangan tengkar, patuhi instruksi pemerintah, Biar kami – kami aja yang kerja yang lain di rumah saja. ” Tegas Kapolda Bengkulu.

Kapolda Bengkulu juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dan akhirnya membeli stock sembako yang berlebihan sehingga akan terjadi penumpukan dan penimbunan.namun tetap waspada dengan menjaga jarak sesuai apa yang sudah di instruksikan.

” Mari kita sama- sama berdoa semoga Bengkulu tetap dalam zona Hijau, Saya harap APD ini tidak terpakai. ” harap Kapolda Bengkulu.

Usai pembagian APD tersebut, Kapolda Bengkulu bersama Gubernur Bengkulu dan unsur Forkopimda Bengkulu langsung berangkat ke Kabupaten Kaur untuk melakukan pengecekkan Posko terpadu di Perbatasan Lampung – Bengkulu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button
Close