Sumardi Dengar Keluhan Masyarakat Kampung Melayu Lewat Reses

BENGKULU, newsikal.com – Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Drs. Sumardi, MM, yang juga sebagai Ketua Fraksi Golkar langsung menyapa masyarakat di Kecamatan Kampung Melayu tepatnya di dua Kelurahan yaitu Kelurahan Muara Dua dan Sumber Jaya,┬áRabu pagi, (06/10/2021).

Dalam kesempatan itu, pria yang akrab disapa Kombes, meminta kepada masyarakat yang hadir untuk menyampaikan keluhan dan aspirasi agar bisa diusulkan kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Setidaknya adau empat usulan yang disampaikan perwakilan masyarakat Kelirahan Muara Dua diantaranya yakni persoalan :

1. Pengadaan Tiang Listrik

2. Penambahan Sekolah

3. Pembuatan Lembaga bimbel, perpusataakan umum dan wifi

4. Kelestarian kebudayaan Bengkulu.

Atas usulan tersebut, Ketua Fraksi Golkar DPRD Provinsi Bengkulu mengaku akan memperjuangkan aspirasi tersebut untuk bisa direalisasikan paling tidak di APBD Perubahan.

Sementara itu, Kepala Kelurahan Yusrizal mengucapkan terima kasih atas kegiatan reses yang dipusatkan di Muara Dua. Sebagai upaya memberikan ruang aspirasi menyampaikan beberapa masukan dan keluhan yang ada masyarakat kepada wakil rakyat.

Lalu di reses kedua tepatnya di Kelurahan Sumber Jaya, tepatnya di RW 06. Sumardi mendengar banyak keluhan masyarakat antara lain.

1. Masalah kebutuhan tenda bagi warga yang tertimpa musibah. Karena selama ini warga hanya mampu menggunakan tenda dari bahan terpal sehingga kala hujan tiba membuat warga susah.

2. Warga membutuhkan 1 tuang listrik baru karena tiang listrik yang sudah tinggal menunggu waktunya roboh dan bisa membahayakan warga.

3. Warga meminta kejelasan status tempat tinggal warga yang berada di dalam kawasan lahan PT. PELINDO. Sebab mereka menilai keberadaan mereka tinggal disana lebih dulu daripada pihak PT. PELINDO.

4. Warga juga meminta bantuan kelanjutan pembangunan Masjid.

5. Warga meminta peningkatan dan perbaikan akses jalan masuk karena ada 3 Sekolahan.

Atas usulan tersebut, Kombes secara spontan siap mengakomodir kebutuhan tenda dan bantuan pembangunan Masjid. Sedangkan usulan lain agar dibuatkan laporan tertulis sehingga bisa dikawal saat pembahasan tahun anggaran 2022.

“Untuk itu saya minta doanya karena mekanisme usulan tentu butuh waktu dsn proses. Tidak bisa hari ini diusulkan, besok bisa diwujudkan. Yang jelas untuk tenda saat reses saya berikutnya tahun drpan sudah bisa kita siapkan. Termasuk bantuan pembangunan masjid akan kita dorong ke Baznas,” ujarnya.(prw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button

You cannot copy content of this page

Close